RADAR TULUNGAGUNG – Kepedulian karyawan Pabrik Gula (PG) Modjopanggoong patut diapresiasi.
Melalui inisiatif bersama, mereka rutin menebar manfaat dengan memberikan santunan kepada anak yatim setiap Jumat Legi.
Tradisi berbagi ini kembali digelar pada Jumat (22/8), seusai salat Jumat di Masjid An Nur PG Modjopanggoong.
Suasana penuh haru dan kebahagiaan tampak menyelimuti masjid saat 102 anak yatim hadir untuk menerima santunan tali asih.
Mereka datang dengan penuh antusias menyambut uluran kasih dari seluruh karyawan pabrik, mulai dari jajaran pimpinan hingga tenaga kerja di lapangan.
“Ini adalah agenda rutin setiap Jumat Legi. Santunan ini murni dari inisiatif seluruh karyawan, bukan program CSR pabrik. Kami semua bergotong royong menyisihkan rezeki untuk berbagi,” ujar Manajer Pengolahan PG Modjopanggoong, M. Abdul Aziz.
Lebih lanjut, Aziz menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar wujud kepedulian sosial, melainkan juga upaya spiritual untuk memohon kelancaran jalannya giling tebu.
Menurut dia, proses giling tidak bisa hanya mengandalkan pabrik semata, tetapi membutuhkan sinergi dengan berbagai elemen, termasuk doa restu dari masyarakat.
“Harapannya, apa yang dituju PG Modjopanggoong bisa tercapai semaksimal mungkin. Anak-anak yang hadir juga mendoakan agar proses giling berjalan lancar,” imbuhnya.
Dalam kegiatan ini, seluruh jajaran manajer, takmir masjid, serta seorang ustad turut hadir untuk memimpin doa bersama.
Suasana semakin khidmat ketika doa-doa kebaikan dipanjatkan, menambah makna dari kegiatan berbagi tersebut.
Santunan di PG Modjopanggoong sendiri digelar dalam dua momentum berbeda.
Pertama, santunan tahunan yang dilaksanakan saat pembukaan musim giling, dan kedua, santunan rutin setiap Jumat Legi yang menjadi tradisi turun-temurun karyawan.
“Intinya, kegiatan ini lahir dari niat tulus, dengan harapan apa yang kami ikhtiarkan di pabrik bisa berjalan lancar. Semoga keberkahan selalu menyertai, baik untuk pabrik maupun masyarakat sekitar,” pungkas Aziz. (yay/c1/rka)
Editor : Vidya Sajar Fitri