Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Di Tulungagung, Karangtalun Culture Night Carnival 2025: Lautan Cahaya dan Budaya Warnai Malam Puncak HUT RI Ke-80

Rinto Wahyu Hidayat • Minggu, 31 Agustus 2025 | 02:00 WIB

 

Karangtalun Culture Night Carnival 2025 di Desa Karangtalun, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, seakan disulap menjadi panggung raksasa penuh warna, Jumat (29/8/2025) malam.
Karangtalun Culture Night Carnival 2025 di Desa Karangtalun, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, seakan disulap menjadi panggung raksasa penuh warna, Jumat (29/8/2025) malam.

 

TULUNGAGUNG – Malam Desa Karangtalun, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung seakan disulap menjadi panggung raksasa penuh warna. Ribuan warga tumpah ruah di sepanjang jalan untuk menyaksikan Karangtalun Culture Night Carnival 2025, Jumat (29/8/2025) malam.

Karnaval budaya ini menjadi puncak perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia sekaligus pesta rakyat yang dinanti-nantikan warga setempat maupun Tulungagung secara umum.

Dengan mengusung tema “Cerita Seni Budaya dan Perjuangan Kemerdekaan”, sebanyak 36 grup peserta dari seluruh RT tampil memukau di kawasan selatan Tulungagung ini dengan kreasi kostum, tarian, hingga teatrikal perjuangan.

Setiap langkah mereka membuat Desa Karangtalun berubah menjadi lautan cahaya, musik, dan tepuk tangan penonton yang memadati rute acara.

Rangkaian karnaval dimulai dari Dusun Bendiljet, kemudian para peserta berjalan sejauh dua kilometer.

Puncak atraksi terjadi di depan Kantor Kecamatan Kalidawir, tempat ribuan penonton memberi sambutan meriah. Iring-iringan berakhir di depan Kantor Polsek Kalidawir, meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat yang hadir.

Tak sekadar parade, setiap penampilan peserta juga menjadi ajang kompetisi. Dewan juri menilai dari segi kreativitas, kostum, dan kekompakan, sehingga menjadikan karnaval ini bukan hanya tontonan, tetapi juga ajang prestasi yang memupuk semangat persatuan antarwarga.

Acara ini turut dihadiri sejumlah tamu undangan penting, di antaranya unsur Forkopimcam Kalidawir, perwakilan lembaga desa-desa tetangga, tokoh masyarakat, hingga perwakilan organisasi kepemudaan.

Photo
Photo

Kehadiran para tamu undangan ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap upaya Pelestarian budaya lokal Karangtalun yang telah menjadi tradisi tahunan.

Kepala Desa Karangtalun, Drs. Agus Imam Wijayanto, M.Si, mengaku bangga melihat antusiasme warga dalam pesta budaya ini.

“Karangtalun Culture Night Carnival menjadi momen paling ditunggu. Semua warga ikut serta, penontonnya luar biasa antusias. Kreativitas tiap RT membuat kami bangga,” ujar Kades Agus.

Ia juga menegaskan bahwa di usia kemerdekaan RI ke-80 ini, masyarakat Karangtalun diharapkan semakin solid membangun desa. “Harapan kami, Karangtalun bisa semakin maju, mandiri, dan terus menjaga budaya sebagai identitas kebersamaan,” tambahnya.

Kesuksesan acara ini tak lepas dari kerja keras panitia penyelenggara yang melibatkan hampir semua unsur desa. Mulai dari perangkat desa, lembaga-lembaga desa, tokoh masyarakat, hingga pemuda turut aktif mengambil peran.

Panitia juga menjalin koordinasi erat dengan kepolisian dan linmas untuk pengaturan arus lalu lintas serta keamanan di titik-titik strategis. Bahkan, desa-desa sekitar ikut bekerja sama mengingat jalur Karangtalun berada di jalur utama.

Kepala desa menambahkan bahwa seluruh unit sound system peserta diperiksa langsung agar sesuai dengan aturan pembatasan dari pemerintah kabupaten maupun provinsi.

“Alhamdulillah, berkat sinergi pemdes, panitia, dan Forkopimcam, semua sound system bisa dikendalikan sesuai aturan. Warga pun patuh terhadap ketentuan yang berlaku,” jelas Agus.

Menurut dia, ribuan penonton hadir tidak hanya dari Karangtalun, tetapi juga dari desa-desa sekitar. Hal ini menunjukkan bahwa Karangtalun Culture Night Carnival telah menjadi magnet budaya lokal.

Suasana meriah terasa di sepanjang rute. Lampu sorot, musik tradisional, hingga kreativitas kostum menjadikan malam itu mirip festival kota besar, meski lahir dari gotong royong masyarakat desa.

Photo
Photo

Yuningardi Citra Ningrum (Ningning), warga Dusun Karangsono, mengaku bangga bisa ikut serta.“Kami senang sekali bisa ikut. Acara ini selalu jadi kebanggaan warga. Harapannya semoga Karangtalun semakin maju dan acaranya makin spektakuler,” tuturnya.
Hal senada diungkapkan Fandika, warga RT 01 RW 02. “Karnaval ini sudah sangat bagus. Tahun depan semoga lebih meriah lagi, biar Karangtalun jadi desa terbaik,” katanya.

Lebih dari sekadar hiburan, Karangtalun Culture Night Carnival 2025 menjadi wujud nyata kebersamaan, identitas budaya, dan cinta tanah air. Setiap sorak penonton dan setiap atraksi peserta menegaskan bahwa semangat kemerdekaan masih menyala terang di hati masyarakat.

Karangtalun sekali lagi membuktikan bahwa desa mampu menghadirkan perayaan yang tidak hanya meriah, tetapi juga membangun kebanggaan dan warisan budaya untuk generasi mendatang.(rin)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#2025 #tulungagung #carnival #Desa Karangtalun