RADAR TULUNGAGUNG - Gelombang kerusuhan di beberapa daerah mendapat perhatian serius pemangku kebijakan di Tulungagung.
Kapolres AKBP Muhammad Taat Resdi mengingatkan masyarakat agar tidak mudah kena provokasi ajakan pihak yang ingin memperkeruh suasana, baik melalui dunia nyata maupun media sosial.
Dia menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak-anaknya. Alasannya beberapa kajian menunjukkan, yang terlibat kerusuhan di kabupaten dan kota lain justru anak-anak muda, bahkan usia SMP dan SMA.
"Itu berbahaya. Orang tua harus memperhatikan putra-putrinya agar tidak terjerumus,” kata kapolres usai mengikuti Apel Kebangsaan di halaman kantor Pemkab Tulungagung Selasa (2/9/2025).
Baca Juga: Aktivitas Staf DPRD Tulungagung Masih Normal, Namun Sekretaris Dewan Tetap Lakukan Ini
Polisi dua melati di pundak ini mengajak masyarakat berani menolak provokasi. Menurut kapolres sebenarnya masyarakat Tulungagung menolak adanya kerusuhan dan pengrusakan.
“Kalau ada ajakan untuk melanggar hukum, ajakan memperkeruh suasana, berani katakan tidak. Mari sama-sama jaga Tulungagung,” tegasnya.
Baca Juga: Kunker Luar Negeri dan Tunjangan Anggota DPR RI Dicabut, Begini Pesan Presiden Prabowo Subianto
Kapolres melanjutkan, pihaknya juga telah mengantisipasi potensi aksi unjuk rasa pada 4 September di beberapa titik di Kabupaten Tulungagung.
Dia menyebut Polres Tulungagung telah memperkuat pengamanan di sejumlah obyek vital. Patroli rutin digelar di kawasan perkantoran, perusahaan, dan titik keramaian, selain penjagaan yang dilakukan aparat.
AKBP Taat menyebut bahwa dilakukan pengamanan secara optimal dan menyeluruh. “Pengamanan tidak hanya penjagaan, tetapi juga patroli dan pemantauan. Semua kita siapkan secara optimal,” katanya.
Dia memastikan kekuatan yang ada cukup untuk menjaga stabilitas. Apalagi ada tambahan dari satuan atas dan Brimob. "Intinya, pengamanan dilakukan semaksimal mungkin agar masyarakat merasa aman,” tambahnya.
Selain itu, pihak swasta seperti pertokoan dan rumah-rumah di Kota Marmer ini juga sudah mulai meningkatkan kewaspadaan dengan memasang sistem keamanan di lingkungan kerja masing-masing.
Menurut Kapolres, upaya ini merupakan bentuk kepedulian bersama menjaga kondusivitas Tulungagung. "Jika ada tindakan pelanggaran hukum seperti kerusuhan, pengrusakan, penganiayaan akan kami tindak tegas," pungkasnya. ****
Editor : Dharaka R. Perdana