RADAR TULUNGAGUNG – Kondusivitas dan stabilitas kehidupan bermasyarakat Tulungagung juga mendapat perhatian serius ormas keagamaan Kota Marmer.
Salah satunya dari Pengurus Cabang Nahdlatur Ulama (PCNU) Tulungagung mengeluarkan instruksi resmi kepada seluruh jajaran Majelis Wakil Cabang (MWC NU) dan Pengurus Ranting NU se- Tulungagung.
Instruksi tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Menyikapi Dinamika Kemasyarakatan dan Situasi Terkini pada Senin (1/9/2025).
Ketua PCNU Tulungagung, KH Bagus Ahmadi, menegaskan bahwa NU sebagai organisasi keagamaan dan kebangsaan memiliki tanggung jawab moral untuk turut menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan masyarakat.
Baca Juga: Keamanan Tulungagung Ditingkatkan, Kapolres: Jangan Mudah Terprovokasi, Orang Tua Wajib Awasi Anak
“Kami menginstruksikan seluruh jajaran NU hingga tingkat ranting agar tetap solid, tidak mudah terprovokasi, serta memperkuat komunikasi dengan semua pihak terkait demi terciptanya suasana kondusif di Tulungagung,” ujarnya.
Adapun isi instruksi PCNU Tulungagung kepada jajaran MWC NU dan Ranting NU adalah sebagai berikut:
1. Meneguhkan kepercayaan dan loyalitas kepada Pemerintah Republik Indonesia sebagai wujud komitmen kebangsaan Nahdlatul Ulama.
2. Melakukan komunikasi dan koordinasi intensif dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, serta semua pihak terkait dalam meredakan masalah dan membangun situasi kondusif.
3. Melaksanakan konsolidasi internal organisasi guna memastikan seluruh jaringan jam’iyah NU tetap teguh, disiplin, serta tidak terprovokasi isu-isu yang menimbulkan kegaduhan.
4. Menghindarkan diri dari segala bentuk tindakan pengrusakan maupun perbuatan yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat.
5. Memperbanyak istighotsah baik secara bersama-sama maupun perorangan, memohon pertolongan Allah SWT agar bangsa Indonesia selalu dalam lindungan-Nya.
KH Bagus Ahmadi menambahkan bahwa langkah ini menjadi ikhtiar NU untuk menjaga stabilitas sosial sekaligus memperkuat nilai-nilai ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basyariyah di tengah masyarakat Tulungagung.
“NU akan selalu berdiri di garda terdepan menjaga persatuan bangsa. Melalui doa, konsolidasi, dan kerja sama dengan pemerintah serta seluruh elemen masyarakat, Insyaallah Tulungagung akan tetap aman, damai, dan kondusif,” pungkasnya. ****
Editor : Dharaka R. Perdana