RADAR TULUNGAGUNG - Jajaran Kodim 0807/Tulungagung menilai langkah pengamanan di berbagai objek vital terus dilakukan, setidaknya hingga situasi kondusif.
Hal ini dilakukan dengan cara pemerataan personel penjagaan di berbagai titik di wilayah Tulungagung.
Dandim 0807/Tulungagung Letkol Kav Mohammad Nashir mengungkapkan, sesuai dengan informasi yang beredar, sejumlah kelompok masyarakat di Tulungagung dijadwalkan menggelar aksi penyampaian pendapat di muka umum pada Kamis (4/9/2025).
Jajaran TNI memastikan akan mengawal aksi bersama jajaran terkait dalam upaya pengamanan.
Baca Juga: Keamanan Tulungagung Ditingkatkan, Kapolres: Jangan Mudah Terprovokasi, Orang Tua Wajib Awasi Anak
"Karena sesuai dengan informasi kan emang ada rencana aksi di Tulungagung. Demonstrasi itu kan hak konstitusi. Kita tidak akan pernah melarang itu dan kita hargai itu. Hanya yang kita antisipasi ini kan tindakan anarkisnya," sebutnya.
Dia juga menyayangkan adanya aksi anarkis yang terjadi di berbagai daerah lain di luar Tulungagung.
Menurut Nashir, hal itu justru jauh dari esensi penyampaian pendapat di muka umum.
"Karena di beberapa wilayah kan kegiatan itu dilaksanakan di jam-jam yang sebetulnya tidak pas. Sedangkan aksi demo itu kan sudah ada waktunya. Ini kan dilaksanakan di malam hari bahkan ada yang dini hari," sebutnya.
Itu sebabnya jajaran TNI diinstruksikan untuk tetap menggelar penjagaan di objek-objek vital, utamanya di kantor-kantor pemerintahan.
Meski tak merinci jumlah personel yang disiagakan, dia memastikan bahwa penjagaan digelar secara simultan dengan pembagian waktu tertentu.
"Kita antisipasi instansi pemerintah kemudian objek vital. Kita samakan rata. Semua instansi maupun objek vital semua kita amankan untuk mengantisipasi. Satu peleton itu 25 (personel). Itu kita bagi ada dua shift," tandasnya. ****
Editor : Dharaka R. Perdana