RADAR TULUNGAGUNG - Sehari setelah rencana unjuk rasa di Tulungagung batal digelar, kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah ini terpantau kondusif.
Meski begitu, jajaran Polres Tulungagung tetap melakukan pengamanan intensif untuk mengantisipasi potensi gangguan.
Kapolres Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi melalui Kasi Humas Polres Tulungagung, Ipda Nanang Murdiyanto menjelaskan, kondisi di Tulungagung saat ini pengamanannya masih berlangsung dengan pola patroli skala besar.
“Untuk saat ini masih dalam tahap penjagaan antisipasi hal yang tidak diinginkan. Namun sampai saat ini situasi sudah kondusif,” terang Nanang, Jumat (5/9/2025).
Baca Juga: Sah, Rencana Aksi Unjuk Rasa di Tulungagung Hari Ini Resmi Batal Digelar, Ini Latar Belakangnya
Menurut dia, pasukan-pasukan yang sebelumnya diperbantukan, termasuk dari Brimob, juga sudah dikembalikan ke satuan asalnya masing-masing.
Selanjutnya, pengamanan dilanjutkan oleh personel Polres Tulungagung bersama jajaran polsek. “Patroli setiap hari tetap dilaksanakan, bahkan dalam skala besar dengan melibatkan TNI dan satpol PP,” ujarnya.
Dia menambahkan bahwa tidak ada batas waktu pasti terkait pelaksanaan patroli gabungan ini. “Patroli besar dilakukan setiap malam dan itu sudah rutin berjalan sebelumnya. Jadi bukan hanya karena ada isu demo, melainkan bagian dari upaya menjaga kamtibmas,” tandasnya.
Dia mengimbau kepada masyarakat Tulungagung bahwa kondisi sudah kembali normal dan masyarakat bisa melakukan aktivitas seperti biasa.
“Sekarang masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa. Kami imbau warga tetap tenang dan tidak khawatir,” katanya.
Dengan langkah tersebut, kepolisian memastikan Tulungagung tetap dalam keadaan aman dan terkendali meski sebelumnya sempat muncul ancaman kerusuhan.
Diberitakan sebelumnya, terduga pelaku provokator kerusuhan dalam rencana aksi demo di Tulungagung diringkus polisi.
Aksi unjuk rasa tersebut semula dijadwalkan akan digelar pada Kamis (4/9/2025). Terduga pelaku provokator ini juga beraksi dalam kerusuhan yang terjadi di Kediri beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Personel TNI di Tulungagung Ikut Amankan Objek Vital, Dandim 0807: Satu Peleton Dua Shift
Kapolres Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi menjelaskan, Rabu (3/9/2025) malam, pihaknya menangkap seorang pria berinisial CK, 27, mahasiswa asal Klaten yang kos di Kota Kediri.
CK diamankan di sebuah hotel di Tulungagung setelah selama tiga hari berpindah-pindah dari satu warung kopi ke warung kopi lain di wilayah Kecamatan Tulungagung dan Kecamatan Kedungwaru untuk memprovokasi warga.
“Hasil pemeriksaan mengungkap bahwa CK juga terlibat dalam penyerangan Mapolres Kediri Kota. Dia melempar dua bom molotov saat terjadi kerusuhan di sana. Kami juga amankan motor, tas selempang, serta handphone berisi percakapan rencana penyerangan,” ujarnya. ****
Editor : Dharaka R. Perdana