RADAR TULUNGAGUNG - Sehari setelah aksi unjuk rasa di Tulungagung gagal digelar, kondisi arus lalu lintas di sekitar Polres Tulungagung dan gedung DPRD Tulungagung kini terpantau normal.
Jalan-jalan di pusat kota Tulungagung yang sempat ditutup untuk keperluan pengamanan, kini sudah dibuka kembali dengan aktivitas kendaraan berjalan seperti biasa.
Diberitakan sebelumnya, telah dilakukan pengamanan ketat di titik-titik lokasi yang rencananya akan digelar demo di Tulungagung.
Seperti di area sekitar Mapolres Tulungagung pada Kamis (4/9/2025), jalan ditutup untuk keperluan pengamanan dan parkir kendaraan pasukan.
Kemudian di sekitar area gedung DPRD juga dilakukan pengamanan ketat dari tim gabungan TNI-Polri. Namun saat ini, Jumat (5/9/2025), suasana sudah terlihat kondusif.
Bahkan sudah tidak ada pengamanan ketat dari pihak berwenang. Jalan-jalan sekitar titik-titik tersebut juga sudah ramai dilewati lalu-lalang kendaraan warga.
Baca Juga: Personel TNI di Tulungagung Ikut Amankan Objek Vital, Dandim 0807: Satu Peleton Dua Shift
Kasat Lantas Polres Tulungagung AKP Mohammad Taufik Nabila memastikan bahwa arus lalu lintas di wilayah tersebut sudah landai tanpa hambatan.
“Untuk situasi jalan sekarang landai dan lancar. Untuk jalan-jalan yang kemarin ditutup sudah dibuka dan berjalan seperti sediakala,” ujarnya, Jumat (5/9/2025).
Taufik menambahkan, pengalihan arus lalu lintas yang sebelumnya diterapkan selama pengamanan aksi juga sudah dihentikan. Dengan demikian, kendaraan dari arah kota maupun sekitarnya bisa melintas tanpa ada kendala.
Meski situasi kembali normal, dia tetap mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan di jalan raya maupun di lingkungan sekitar.
“Kami mengimbau kepada masyarakat Tulungagung agar dapat sama-sama menjaga kondusivitas di wilayah hukum Tulungagung. Semoga Tulungagung senantiasa aman dan damai,” tegasnya.
Dengan kondisi tersebut, aktivitas warga termasuk di pusat kota, perkantoran, dan area sekitar gedung DPRD, kembali pulih. Ini menandai kembalinya suasana normal di Tulungagung. ****
Editor : Dharaka R. Perdana