Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Kalau ke Tulungagung, Jangan Kaget dengan Cara Orang Lokal Ngasih Petunjuk Arah, Ini Contohnya

Yoga Dany Damara • Senin, 8 September 2025 | 04:30 WIB

Kalau kamu mau aman, mending buka Google Maps sekalian. Tapi kalau mau dapat pengalaman asli ala Tulungagung, coba aja tanya warga. Dijamin dapat bonus cerita arah yang bikin perjalananmu seru
Kalau kamu mau aman, mending buka Google Maps sekalian. Tapi kalau mau dapat pengalaman asli ala Tulungagung, coba aja tanya warga. Dijamin dapat bonus cerita arah yang bikin perjalananmu seru

RADAR TULUNGAGUNG - Kalau kamu main ke Tulungagung dan kebetulan tanya jalan sama warga lokal, siap-siap deh dapat jawaban petunjuk arah yang bikin bingung sekaligus ngakak.

Bukannya dikasih patokan “belok kanan di pertigaan, lalu 200 meter lagi sampai”, kamu malah sering dapat arahan khas ala wong Tulungagung.

Berikut contoh ucapan penunjuk arah ala orang Tulungagung:

Baca Juga: Industri Genteng di Tulungagung Tetap Bertahan Meski Dapat Persaingan Ketat dari Pabrik. Gerakkan Ekonomi Lokal

 “Lurus wae, timur dikit… barat sono… terus neng kono wis ketemu.”

Hah? Timur dikit itu seberapa? Barat sono itu seberapa jauh? 

Patokan Bukan Nama Jalan, Tapi Toko atau Pohon

Yang bikin tambah seru, orang Tulungagung jarang banget pakai nama jalan. Lebih sering pakai patokan seperti:

“Belok kanan setelah warung soto Bu X.”

“Nanti ada pohon beringin gede, dari situ barat dikit.”

“Kalau sudah nemu masjid atap hijau, lurus wae.”

Baca Juga: Budaya Lokal Jadi Lifestyle Anak Muda Zaman Sekarang: Strategi Promosi atau Gerakan Kesadaran?

Kadang, kalau tokonya sudah tutup atau pohonnya ditebang, ya siap-siap nyasar.

Buat pendatang, istilah “timur dikit” atau “barat sono” memang bikin kepala pusing. Tapi bagi warga lokal, semua itu jelas.

Mereka terbiasa pakai arah mata angin dibanding “kiri-kanan”. Jadi, jangan heran kalau orang bilang “utara sik, terus barat dikit”.

Baca Juga: Maskot Kampung di Tulungagung, Kucing Sawah dan Ayam Kampung, Satwa Lokal yang Jadi Kesayangan

Kalau kamu bukan orang sini, biasanya malah bengong sambil mikir: “Barat itu sebelah mana ya?”

Meskipun terkesan membingungkan, cara orang Tulungagung ngasih petunjuk arah justru jadi ciri khas yang bikin kangen.

Ada rasa keakraban dan keramahan dalam setiap obrolan kecil di pinggir jalan. Bahkan kalaupun akhirnya nyasar, biasanya ada saja orang lain yang siap bantuin dengan gaya petunjuk arah yang… ya sama saja kocaknya. 

Kalau kamu mau aman, mending buka Google Maps sekalian. Tapi kalau mau dapat pengalaman asli ala Tulungagung, coba aja tanya warga.

Dijamin dapat “bonus” cerita arah yang bikin perjalananmu lebih berwarna. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#petunjuk arah #tulungagung #Cerita