RADAR TULUNGAGUNG - Pawai budaya di Desa/Kecamatan Ngunut, Tulungagung, Sabtu (6/9) malam, diwarnai insiden kebakaran yang melibatkan kumpulan balon milik pedagang keliling.
Peristiwa ini menyebabkan dua balita mengalami luka bakar pada bagian kaki dan sudah menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Ngunut, Tulungagung.
Momen kebakaran itu terekam dalam video warga dan tersebar luas di media sosial. Dalam rekaman tampak atraksi liang liong atau barongsai naga yang menyemburkan api dari mulutnya.
Saat melewati ruas Jalan Demuk Ngunut, percikan api mengenai balon yang dijajakan pedagang hingga seketika memicu kobaran api.
Kepanikan sempat terjadi di sekitar lokasi. Sejumlah penonton berusaha memadamkan api, namun dua balita yang berada tak jauh dari balon ikut menjadi korban.
“Benar ada kebakaran balon akibat tersambar api dari atraksi liang liong. Dari laporan polsek, dua anak mengalami luka di bagian kaki,” terang Kasi Humas Polres Tulungagung, Ipda Nanang Murdiyanto, Senin (8/9).
Kedua balita langsung dibawa ke RSU Madinah Ngunut untuk mendapatkan perawatan. Pihak panitia pawai bersama pemerintah desa disebut telah menanggung seluruh biaya pengobatan korban.
“Alhamdulillah sudah ditangani dan pengobatan ditanggung panitia serta pemerintah desa, sehingga permasalahan bisa diselesaikan,” jelasnya.
Baca Juga: Pawai Oncor dan Lampion Menjadi Tradisi Warga Tulungagung dalam Menyambut Hari Raya Idul Adha
Meski sempat terjadi insiden, jalannya pawai budaya tetap berlangsung hingga akhir. Pihak kepolisian mengingatkan agar setiap kegiatan serupa lebih memperhatikan aspek keselamatan.
“Kami mengimbau panitia maupun peserta supaya lebih waspada, agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” pungkasnya. ****
Editor : Dharaka R. Perdana