TULUNGAGUNG- Tulungagung diperkirakan akan cukup dinamis selama sepekan ke depan.
Berdasarkan prakiraan terbaru, kondisi cuaca di Tulungagung didominasi kelembapan tinggi, awan tebal, hujan ringan, hingga potensi badai petir.
Situasi ini perlu menjadi perhatian warga Tulungagung agar lebih waspada dan siap menghadapi perubahan cuaca yang terjadi mendadak.
Diperkirakan pada Selasa (9/9/2025) cuaca Tulungagung cenderung berawan dengan kelembapan tinggi.
Hujan lokal berpotensi mengguyur sejumlah wilayah pada siang hingga malam hari. Suhu udara berkisar antara 23°C hingga 30°C, dengan kondisi gerah dan lembap.
Sementara itu, pada pertengahan minggu, tepatnya Rabu hingga Kamis (10–11 September), cuaca Tulungagung diprediksi lebih ekstrem. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan akan ada peningkatan potensi hujan lebat disertai badai petir di beberapa titik.
Suhu siang hari berkisar 29–30°C dengan kelembapan tinggi, sedangkan malam hari turun hingga 22–23°C.
Kondisi Cuaca Harian
Berdasarkan data prakiraan cuaca hingga 15 September 2025, berikut rangkuman kondisi cuaca Tulungagung seminggu ke depan:
-
Selasa (9/9): Berawan, lembap, dan berpotensi hujan ringan di sejumlah wilayah.
-
Rabu (10/9): Sangat lembap, dengan badai petir lokal.
-
Kamis (11/9): Kelembapan tinggi, hujan sore hingga malam.
-
Jumat (12/9): Pagi cenderung mendung, siang berawan cerah, malam hujan petir di beberapa daerah.
-
Sabtu (13/9): Campuran awan dan matahari, hujan ringan di sore hari, suhu maksimal 31°C.
-
Minggu (14/9): Pola cuaca serupa, hujan ringan dengan udara lembap.
-
Senin (15/9): Kondisi lebih stabil, berawan-cerah, potensi hujan ringan pada sore hari.
Data BMKG Jawa Timur
Konfirmasi prakiraan juga disampaikan BMKG Juanda. Melalui laman resminya, BMKG menyebutkan sebagian besar wilayah Jawa Timur, termasuk Tulungagung, berpotensi hujan pada siang hingga malam hari sepanjang pekan ini.
Suhu udara Jawa Timur secara umum berada di kisaran 12–36°C, dengan kelembapan mencapai 99 persen di beberapa wilayah.
Selain itu, BMKG Maritim juga mengeluarkan peringatan gelombang tinggi di perairan selatan Jawa Timur, termasuk kawasan pesisir dekat Tulungagung, hingga 11 September 2025.
Tinggi gelombang diperkirakan mencapai 2,5 hingga 4 meter. Kondisi ini sangat berisiko bagi aktivitas nelayan maupun pelayaran tradisional.
Saran Menghadapi Cuaca Tulungagung
BMKG dan sejumlah pakar cuaca memberikan imbauan kepada masyarakat untuk mengantisipasi perubahan cuaca Tulungagung selama seminggu ke depan:
-
Bawa payung atau jas hujan setiap kali beraktivitas di luar rumah, terutama sore hingga malam hari.
-
Hindari kegiatan luar ruangan saat badai petir. Jika mendengar guntur atau melihat kilat, segera mencari tempat berlindung yang aman.
-
Nelayan diminta menunda aktivitas di laut hingga kondisi gelombang mereda setelah 11 September. Gelombang tinggi sangat membahayakan keselamatan pelayaran.
-
Amankan instalasi listrik dan elektronik saat hujan petir. Disarankan mencabut colokan listrik untuk menghindari kerusakan akibat sambaran petir.
-
Jaga kesehatan tubuh dengan konsumsi air cukup, mengingat kelembapan tinggi membuat tubuh mudah lelah dan dehidrasi.
-
Pantau aplikasi InfoBMKG atau kanal resmi lainnya agar selalu mendapat informasi terbaru mengenai prakiraan cuaca harian.
-
Perhatikan kebersihan lingkungan dan saluran air, karena curah hujan berpotensi menimbulkan genangan atau banjir lokal di beberapa titik rawan.
Berdasarkan prakiraan, cuaca Tulungagung dalam seminggu ke depan akan dipengaruhi pola hujan musiman dan aktivitas atmosfer regional.
Warga disarankan lebih waspada, khususnya pada pertengahan minggu ketika potensi hujan lebat dan badai petir meningkat.
Meski demikian, kondisi berangsur membaik menjelang awal pekan depan dengan pola berawan-cerah dan hujan ringan.
Dengan antisipasi yang tepat, masyarakat Tulungagung tetap bisa beraktivitas secara aman dan nyaman di tengah dinamika cuaca yang terjadi. (*)
Editor : Didin Cahya Firmansyah