TULUNGAGUNG - Momen Agustusan selalu membawa cerita tersendiri bagi para pelaku usaha di bidang dekorasi pawai, termasuk di Tulungagung.
Momen peringatan Hari Kemerdekaan di Tulungagung menjadi berkah bagi Riyadi, 50, atau yang akrab disapa Edi Ashoka hingga meraup omzet puluhan juta.
Edi Ashoka, pria asal Kelurahan Bago, Kecamatan Tulungagung, ini dikenal dengan tangan dinginnya dalam mendekorasi. Mulai dari dekorasi mobil dan becak hias.
Dia sudah lebih dari satu dekade menekuni pekerjaan yang lahir dari kebetulan itu.
Dia mengisahkan awal mula dirinya terjun ke dunia dekorasi terjadi pada 2010, ketika mendapat permintaan dari kerabat untuk menghias becak dalam ajang pawai anak-anak TK di Kota Marmer ini.
“Waktu itu hanya coba-coba menghias, ternyata hasilnya disukai banyak orang. Dari situ, pesanan mulai berdatangan,” tutur Edi.
Sejak saat itu, Edi terus mengasah keterampilan dan menjadikan hobinya sebagai sumber penghasilan.
Kini, dia kerap dipercaya menangani dekorasi mobil hias untuk instansi pemerintah, sekolah, hingga komunitas.
Tidak hanya di Tulungagung, hasil karyanya juga meluas ke luar daerah.
Bahkan pada tahun 2023, dia mendapat pesanan khusus berupa pernak-pernik dekorasi dan kostum maskot untuk dikirim hingga ke Singapura.
Bagi Edi, semangat berkarya bukan sekadar mencari nafkah.
“Kalau hanya soal uang, mungkin saya sudah berhenti sejak lama. Tapi buat saya, berkarya itu soal hati. Kalau pakai hati, hasilnya bisa kena ke pemesan, sesuai dengan yang mereka maksud,” ungkapnya.
Setiap Agustus, saat gelaran pawai desa hingga karnaval kota digelar, Edi mengaku kewalahan menerima pesanan.
Omzet yang diraih pun bisa menembus puluhan juta rupiah hanya dalam satu bulan.
Namun baginya, yang lebih berharga adalah melihat wajah puas para pelanggan saat menyaksikan karya yang dihasilkannya.
“Rasanya senang kalau apa yang saya buat bisa membawa kebahagiaan untuk orang lain,” katanya sambil tersenyum.
Momen Agustusan pun menjadi panggung istimewa bagi Edi Ashoka.
Dari tangan-tangannya lahir dekorasi penuh warna yang bukan hanya meramaikan perayaan kemerdekaan, tetapi juga menyampaikan semangat kreatif dan cinta tanah air. (*/din)
Editor : Vidya Sajar Fitri