RADAR TULUNGAGUNG - Beragam isu daerah dan nasional diwujudkan Pejuang Gayatri dalam 20 tuntutan saat menggelar aksi damai di depan DPRD Tulungagung, Kamis (11/9/2025).
Salah satu yang cukup menarik adalah isu ketidakharmonisan hubungan dwitunggal Pemkab Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Wibowo dan Wabup Ahmad Baharudin.
Penasehat hukum pejuang Gayatri, Muhammad Ababil Mujadidin mengarakan, tuntutan yang disuarakan massa berkenaan dengan penegakan hukum, reformasi birokrasi, hingga transparansi anggaran APBN dan APBD Tulungagung
Lalu, massa juga meminta para pengambil kebijakan menepikan kepentingan politik. Menurut dia, hal ini tercermin dari munculnya isu yang menyebutkan ketidakharmonisan antara bupati dengan wakil bupati.
"Pucuk pimpinan Tulungagung harus mengabaikan kepentingan politik sektarian. Yang dipertontonkan kan isu saat ini ada kerenggangan. Nah kami dari Pejuang Gayatri menginginkan adanya pimpinan yang harmonis," bebernya.
Sementara itu, Wakil Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin menerangkan bahwa isu yang menyebutkan hubungannya dengan bupati tidak harmonis merupakan hal keliru.
Hal ini yang juga jadi salah satu tuntutan massa. Yakni, agar bupati dan wakil bupati memperbaiki hubungan. Tapi, wakil bupati mengeklaim bahwa hubungannya dengan pimpinan daerah baik-baik saja.
"Nggak ada (masalah). Tetap harmonisasi. Ndak ndak ada masalah, aman," kata wakil ketua DPRD Kabupaten Tulungagung ini. ****
Editor : Dharaka R. Perdana