Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Petani Tulungagung Harap-harap Cemas pada Awal Musim Tanam Kali Ini, Cuaca Tak Mendukung Bisa Memicu Serangan Hama

Sandy Sri Yuwana • Jumat, 12 September 2025 | 22:53 WIB

Petani Tulungagung sedang memasang jaring di lahan persawahannya. (SANDY YUWANA/RADAR TULUNGAGUNG)
Petani Tulungagung sedang memasang jaring di lahan persawahannya. (SANDY YUWANA/RADAR TULUNGAGUNG)

RADAR TULUNGAGUNG – Awal musim tanam padi tahun ini di Tulungagung berjalan dengan kondisi cuaca yang kurang mendukung.

Memasuki September, langit di atas bumi Tulungagung kerap redup disertai hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

Baca Juga: Universitas Airlangga Dampingi Kelompok Wanita Tani Tulungagung Wujudkan Pertanian Mandiri Berbasis Mikroba, Ini Jenis Pelatihannya

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran bagi petani Tulungagung, terutama terkait potensi ancaman serangan hama.

Berdasarkan pantauan di persawahan Desa Serut dan Desa Kepuh, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung, aktivitas menanam padi tetap berlangsung meski diwarnai rasa waswas.

Baca Juga: Tidak Dikejar Target Peningkatan Area Tanam, Tapi Dinas Pertanian Tulungagung Harus Mengejar Ini

Salah satu petani, Sahrudin, menyebut bahwa proses menanam membutuhkan waktu hingga dua minggu, apalagi dengan luas lahan garapan yang besar.

Dia menjelaskan, suhu udara cenderung dingin justru berpotensi memunculkan hama. “Paling sering menyerang sawah saya itu hama siput. Kalau cuaca begini, risikonya makin besar,” ujar Sahrudin saat ditemui di sawahnya, Rabu (10/9/2025).

Baca Juga: Hama Wereng Serang 30 Hektare Sawah di Notorejo Tulungagung dan Petani Terancam Gagal Panen, Harapan Bertumpu pada Bantuan Pemerintah

Hal senada disampaikan Kusno, petani lainnya. Menurut dia, perubahan cuaca yang tidak menentu bisa memicu serangan hama wereng, terutama pada fase awal pertumbuhan padi.

“Kalau baru tanam seperti ini, serangan wereng bisa sangat berpengaruh pada kualitas padi. Itu yang kami khawatirkan,” jelasnya.

Baca Juga: Program Ular Sahabat Tani Indramayu Solusi Alami Atasi Hama Tikus, Bupati Lucky Hakim: Tak Berbahaya Bagi Manusia

Sebagai langkah antisipasi, Kusno bersama petani lain sudah menyiapkan berbagai jenis obat untuk membasmi wereng. Dia menekankan, jenis hama wereng yang beragam membutuhkan perlakuan berbeda.

Berdasarkan pantauan Radar Tulungagung, di area persawahan yang luas itu terlihat aktivitas para petani menanam padi.

Ada yang sedang membajak sawah, ada juga yang memilah-milah bibit padi untuk ditanam. Walaupun cuaca mendung dan gerimis, tetapi tidak menyurutkan semangat para petani di sana.

Para petani berharap, meski diawali dengan cuaca yang kurang ideal, musim tanam kali ini dapat menghasilkan panen yang lebih baik dibanding sebelumnya.

Panen terakhir pada Juni lalu dinilai kurang memuaskan, baik dari segi hasil maupun harga jual. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#hujan #tulungagung #Awal Musim Tanam #serangan hama