RADAR TULUNGAGUNG – Kondisi jalan rusak di Lingkungan 8, Ngunut, Tulungagung, menjadi sorotan setelah muncul video yang diunggah warga di media sosial Facebook.
Jalan berlubang di Lingkungan 8, Ngunut, Tulungagung yang ditanami pohon pisang itu dianggap sebagai bentuk protes karena tak kunjung diperbaiki.
Unggahan tersebut dengan cepat menyebar dan menuai banyak komentar dari warganet.
Akun Andi Rio melalui grup Facebook Ngunut Info mengunggah video kondisi jalan rusak tersebut berdurasi 18 detik.
Ia memberi keterangan dengan bahasa Jawa, “gercep lk 8 jalur enek markane putih jane yok,an”, yang menyinggung kondisi marka jalan yang sudah memudar.
Tak lama berselang, akun Wongso Drono juga mengunggah video berdurasi 34 detik mengenai hal serupa.
Dalam keterangannya ia menulis, “Iki lo lurr buktine BUPATI TULUNGAGUNG sukses gawene lahan perkebunan wargane deso ngunut posisine nek lingkungan 8 kulon kali jian...jos tenan BUPATINE.”
Unggahan bernada sindiran tersebut kemudian menuai banyak tanggapan. Penanaman pohon pisang di jalan rusak memang sering dilakukan warga sebagai simbol kritik terhadap lambannya penanganan infrastruktur.
Baca Juga: Pemkab dan Pemkot di Jawa Timur Dilarang Diam Saja, Harus Pro Aktif Tangani Kerusakan Jalan Desa
Hingga kini, keluhan warga Lingkungan 8, Ngunut, Tulungagung itu terus ramai diperbincangkan di media sosial.
Sementara itu wartawan Radar Tulungagung masih berusaha menghubungi pihak terkait mengenai permasalahan ini. ****
Editor : Dharaka R. Perdana