RADAR TULUNGAGUNG – Aksi damai warga Desa Wonorejo, Kecamatan Pagerwojo, Tulungagung yang menuntut perbaikan jalan rusak di lingkar Waduk Wonorejo berjalan tertib dan kondusif.
Polres Tulungagung menerjunkan sekitar 450 personel untuk memastikan jalannya unjuk rasa, Senin (15/9), tetap aman tanpa gangguan.
Kapolres Tulungagung, AKBP Muhammad Taat Resdi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta aksi yang menyuarakan pendapat di muka umum dengan tertib. Menurut dia, hal tersebut menjadi contoh positif bagi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Wonorejo yang dari pagi sampai siang hari melaksanakan penyampaian pendapat di muka umum dengan sangat tertib. Ini menjadi contoh yang baik, karena penyampaian pendapat memang harus dilakukan secara tertib agar bisa direspons dengan baik,” ungkapnya.
Taat menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara normatif sesuai prosedur standar. Tidak ada metode khusus dalam pola pengamanan, melainkan kunci utamanya terletak pada komunikasi yang baik antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat.
“Respons positif dari Pak Bupati dan pimpinan DPRD sangat membantu. Masyarakat merasa didengar, sehingga situasi tetap aman dan damai,” jelasnya.
Meski berjalan lancar, Kapolres menegaskan bahwa pihaknya tetap siaga mengantisipasi perkembangan situasi.
Hal ini penting mengingat di sejumlah daerah lain di Indonesia masih terjadi aksi-aksi besar yang berpotensi menimbulkan kericuhan.
“Personel tetap standby, pengamanan tidak pernah selesai. Kita tetap waspada agar Tulungagung bisa menjadi contoh yang baik bagi daerah lain,” tambahnya.
Kapolres juga membuka ruang komunikasi bagi masyarakat untuk memberikan masukan melalui berbagai kanal, termasuk media sosial resmi Polres Tulungagung.
Hal ini, katanya, menjadi bagian dari upaya menjaga keterbukaan sekaligus menjalin hubungan yang sehat antara aparat dengan warga.
Dengan pengamanan yang berjalan sukses dan aksi damai yang kondusif, Tulungagung dinilai berhasil menunjukkan wajah demokrasi yang sehat.
Semua pihak berharap suasana ini bisa terus dipertahankan, sehingga aspirasi masyarakat bisa tersampaikan tanpa harus menimbulkan gesekan. ****
Editor : Dharaka R. Perdana