RADAR TULUNGAGUNG - Wacana renovasi Stadion Rejoagung tampaknya tidak bisa mengandalkan APBD Tulungagung karena problem klasik anggaran minim.
Alhasil, pemkab hanya bisa menunggu kepastian ada tidaknya kucuran dana yang turun ke Tulungagung untuk mempercantik Stadion Rejoagung.
Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin mengungkapkan, proses pengajuan renovasi Stadion Rejoagung sudah dilayangkan ke pemerintah pusat.
Saat ini, pemkab masih menanti tahap administrasi lanjutan yang akan disampaikan oleh kementerian.
Baca Juga: Diikuti 32 Tim, Ribuan Pelajar Terjun ke Turnamen E-Sport MLBB Piala Rizki Sadig di GOR Rejoagung
"Sudah diajukan. Tinggal nanti kementerian memang benar turun di sini apa tidak saja, belum tahu," katanya, Minggu (14/9/2025).
Minimnya anggaran membuat pemkab urung menganggarkan perbaikan stadion dari APBD. Terlebih, ke depan juga masih ada banyak program skala nasional yang harus dijalankan oleh pemerintah di tingkat daerah pada tahun depan. "Bukan (dari APBD). Dari kementerian," jelasnya.
Baca Juga: Wabup Tulungagung Ahmad Baharudin Ajukan Standarisasi Stadion Rejoagung di Pembahasan Anggaran 2026
Baharudin menambahkan, proses pengajuan masih dalam tahap awal. Artinya, belum ada tindak lanjut maupun kepastian jumlah kebutuhan anggaran atas rencana ini.
Itu sebabnya, pemkab belum dapat membuat gambaran atas jumlah kebutuhan anggaran. "Survei tentang lokasi sudah. Cuman kita kan harus menyiapkan hasil survei, terus jadi nilainya yang diajukan, RAB-nya bagaimana, itu saja belum nyampe ke situ," ujarnya.
Sebelumnya, Dispora Tulungagung membuat kalkulasi perkiraan anggaran yang dibutuhkan untuk perbaikan dua fasilitas keolahragaan utama milik pemkab. Yaitu, Stadion Rejoagung dan GOR Lembu Peteng.
Diperkirakan, kebutuhan anggaran untuk perbaikan skala makro di Stadion Rejoagung menyentuh angka sekitar Rp 10 miliar (M).
Tapi, perbaikan ini baru menyentuh item atau fasilitas utama stadion. Mulai dari rumput hingga tribun penonton.
Lalu, kebutuhan perbaikan GOR Lembu Peteng diperkirakan lebih sedikit dari kebutuhan perbaikan Stadion Rejoagung. Yaitu mencapai sekitar Rp 2 M. ****
Editor : Dharaka R. Perdana