Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Anak Sekolah di Tulungagung Tak Bisa Lepas dari Incaran Penjual Mainan Saat Jam Istirahat, Ini Dia Jenisnya

Yoga Dany Damara • Rabu, 17 September 2025 | 05:13 WIB

penjual mainan tetap jadi bagian dari warna-warni kehidupan sekolah dasar di Tulungagung sebuah tradisi kecil yang melekat dari generasi ke generasi.
penjual mainan tetap jadi bagian dari warna-warni kehidupan sekolah dasar di Tulungagung sebuah tradisi kecil yang melekat dari generasi ke generasi.

RADAR TULUNGAGUNG - Kalau pernah lewat depan sekolah dasar di Tulungagung, pasti sering lihat pemandangan yang sama deretan penjual mainan anak yang mangkal setiap pagi atau siang, menunggu murid-murid keluar.

Mainannya macam-macam, mulai dari balon tiup, yoyo, slime, kincir angin, hingga jajanan kecil yang digabung dengan hadiah mainan mini yang menarik minat bocah Tulungagung untuk membeli.

Baca Juga: Yuk Bernostalgia dengan Monopoli, Mainan Anak Jadul Favorit Generasi 90-an Ternyata Menyimpan Banyak Manfaat

Fenomena ini bukan hal baru, tapi selalu punya daya tarik tersendiri. Buat anak-anak, penjual mainan di depan sekolah itu ibarat “surga kecil” setelah seharian belajar.

Mereka bisa jajan sekaligus dapat hiburan. Buat pedagang, sekolah adalah pasar yang paling strategis karena pembelinya pasti ada setiap hari.

Baca Juga: Ngaji Sambil Mainan Tradisi TPQ Tulungagung yang Tetap Bertahan di Era Gadget

Yang menarik, tren mainan yang dijual juga cepat berubah. Kalau dulu anak-anak heboh dengan tamiya, sekarang bisa berganti jadi pop it, kartu karakter, atau mainan yang lagi viral di media sosial.

Pedagang mainan ini seperti punya radar khusus alias tahu betul tren apa yang bakal laris di kalangan anak sekolah.

Baca Juga: Penjual Mainan Tradisional Keliling Tulungagung, Menjaga Kenangan di Tengah Gempuran Gawai

Di sisi lain, fenomena ini juga sering jadi perdebatan. Ada orang tua yang khawatir anaknya terlalu boros uang jajan untuk beli mainan, sementara guru kadang kerepotan mengingatkan murid agar tidak membawa mainan ke kelas.

Tapi pada akhirnya, penjual mainan tetap jadi bagian dari warna-warni kehidupan sekolah dasar di Tulungagung sebuah tradisi kecil yang melekat dari generasi ke generasi. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#tulungagung #mainan #sekolah #Penjual #anak