RADAR TULUNGAGUNG – Festival Literasi Daerah 2025 di Kabupaten Tulungagung memasuki hari kedua, Rabu (17/9).
Apalagi ada Lomba Mewarna Poster untuk Anak TK se-Kabupaten Tulungagung yang diikuti sekitar 500 anak. Mereka begitu antusias mengikuti acara yang memanfaatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik 2025 itu.
Acara ini turut dihadiri Bunda Literasi Kabupaten Tulungagung Endang Dwi Retnowati yang juga istri Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo; serta Yuyun Wahyuni, istri Wakil Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin.
Dalam sambutannya, Endang Dwi Retnowati menekankan pentingnya menumbuhkan minat baca sejak dini.
Menurut dia, perkembangan teknologi dan gawai membuat semangat membaca buku di kalangan anak semakin menurun.
Dengan adanya lomba poster dan mewarnai ini, diharapkan bisa memberikan energi positif, tidak hanya bagi anak-anak TK, tetapi juga anak-anak SD, SMP, bahkan SMA.
"Saya tekankan kepada Kepala Dinas Pendidikan agar setiap sekolah memberikan waktu sedikitnya 10 menit sebelum pelajaran dimulai untuk membaca. Setelah itu, anak-anak diharapkan membuat resume dari apa yang mereka baca,” ungkapnya.
Endang menambahkan, langkah sederhana ini diharapkan dapat menumbuhkan budaya membaca di kalangan pelajar.
“Membaca adalah jendela dunia, sehingga harus kita biasakan sejak dini agar anak-anak tidak hanya terpaku pada HP saja,” tegasnya.
Kemudian, Ketua GOPTKI Kabupaten Tulungagung, Endang Tri Hariadi selaku ketua panitia lomba mewarnai menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkembangkan kreativitas anak-anak, sekaligus melatih ketekunan dan konsentrasi sejak usia dini.
“Selain mengasah motorik halus, lomba mewarnai ini juga menjadi sarana menanamkan literasi sejak usia dini,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinpersip Tulungagung, Lilik Ismiati menyebut, persentase tingkat gemar membaca (TGM) masih menunjukkan tren yang baik.
Baca Juga: Manfaat Literasi Emosi untuk Tumbuh Kembang Anak yang Wajib Diketahui Orang Tua di Tulungagung
Hal tersebut bisa ditunjukkan dari data kunjungan masyarakat ke perpustakaan daerah yang setiap hari masih menunjukkan adanya aktivitas dari masyarakat dan pelajar Tulungagung untuk mencari literasi. “Ini menunjukkan minat baca yang masih cukup tinggi, dan ini harus ditingkatkan,” jelasnya.
Pantauan di lokasi, suasana lomba berlangsung sangat meriah. Ribuan orang memadati GOR Lembu Peteng, mulai dari peserta, guru, kepala sekolah, hingga orang tua murid yang antusias mendukung putra-putrinya.
Baca Juga: MPLS SMA di Tulungagung Gaungkan Tema Ramah hingga Literasi Bahaya Judol
Alhasil anak-anak pun terlihat bersemangat menuangkan kreativitas dengan warna-warni di atas kertas.
Tak ketinggalan Dinpersip Tulungagung pun mengucapkan terima kasih kepada sejumlah sponsor yang ikut mendukung kelancaran acara. ****
Editor : Dharaka R. Perdana