RADAR TULUNGAGUNG – Percepatan realisasi pembangunan infrastruktur jadi salah satu fokus Pemkab Tulungagung di semester kedua tahun ini.
Maka, pemkab menarget berbagai proyek fisik perbaikan dan rehabilitasi jalan di sejumlah titik di Tulungagung bisa segera dirampungkan.
Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo mengatakan, pemkab mendapat bantuan perbaikan jalan dari Pemprov Jatim.
Ruas yang disasar ada di wilayah Kecamatan Bandung. Tapi, seluruh proses perencanaan, penganggaran, dan pembangunan digelar langsung oleh pemprov.
"Kita dapat manfaatnya saja. Sebenarnya itu kita mengajukan Rp 50 miliar (M). Tapi karena situasi seperti ini, dibagi-bagi, kita dapatnya kurang lebih Rp 20 M. Dan itu pun bukan kita yang ngerjakan," ujarnya.
Sedianya, seluruh proyek fisik infrastruktur dikebut sejak awal tahun ini. Tapi, mengingat adanya berbagai kendala teknis dan nonteknis, ada sejumlah proyek yang baru bisa direalisasi di pertengahan tahun ini.
"Kalau tender bebas jelas itu waktunya ndak mungkin. Kita juga inginnya tahun ini bisa selesai. Mungkin hanya terserap separo. Insya Allah nanti sisanya kemungkinan bisa digunakan di awal tahun," tandasnya.
"Ini karena waktunya ndak nututi. Baru kemarin difinalisasi di dewan, diparipurnakan sekitar September. Jadi kalau itu ditenderkan, paling ndak waktunya butuh 2,5 bulan. Otomatis sudah ndak nututi," imbuhnya lagi.
Meski begitu, dia memastikan seluruh sisa proyek fisik akan disegerakan realisasinya di tiga bulan terakhir di tahun ini. Dia mengimbau masyarakat bersabar menanti realisasi pembangunan infrastruktur hingga akhir tahun ini.
Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tulungagung, Agus Sulistiono mengaku, kegiatan reguler di dinas tahun ini terbagi menjadi 63 kegiatan.
Terdiri dari 13 paket kegiatan rekonstruksi jalan, 11 di antaranya masuk kontrak dan 2 di antaranya masuk proses lelang.
"Terus kemudian untuk pemeliharaan jalan berkala ini ada 16 paket kegiatan. Yang 8 kegiatan sudah SPK, bahkan yang 5 kegiatan sudah selesai. (Yaitu) di daerah Mojosari-TPA, TPA Segawe, Segawe-Pennjor itu sudah selesai," akunya.
Lalu, ada delapan kegiatan lain yang masuk proses lelang. Diperkirakan, proses ini bisa mulai tahapan kontrak di bulan ini.
"Sedangkan untuk pembangunan jalan ada 25 paket dan 22 kegiatan juga sudah berkontrak. Kontraknya ada yang 15 Agustus, ada yang 3 September, dan progresnya juga masih belum banyak. Jadi dikebut juga untuk pelaksanaannya," bebernya.
Agus menambahkan, ada pula tiga kegiatan fisik lain yang masih dalam proses lelang. Agus memastikan bahwa progres atau capaian di masing-masing proyek berangsur naik. "Pada intinya, untuk kegiatan reguler bulan ini segera meningkat untuk progresnya," tegasnya. ****
Editor : Dharaka R. Perdana