RADAR TULUNGAGUNG - Kalangan legislator Tulungagung enggan mengesampingkan aspirasi warga dari Kecamatan Pucanglaban, Tanggunggunung, dan Kalidawir yang mendatangi gedung DPRD Tulungagung pada Kamis lalu (18/9/2025).
Mengingat masyarakat dari wilayah selatan Tulungagung itu menuntut pengadaan listrik dan perbaikan jalan.
Ketua DPRD Tulungagung Marsono menegaskan akan mengawal aspirasi tersebut hingga ke tingkat pusat.
Marsono menyebut, pertemuan dengan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi di gedung dewan menjadi wujud nyata konsolidasi antara rakyat dan pemerintah. Menurut dia, kebutuhan masyarakat merupakan prioritas yang harus dicarikan solusi bersama.
“Kepentingannya sama. Kebutuhannya juga sama. Rakyat butuh solusi. Maka dengan tidak mengurangi rasa hormat, kita semua berkomitmen melakukan konsolidasi agar aspirasi ini cepat ditindaklanjuti,” ujar Marsono.
Dia menjelaskan, semula pertemuan dijadwalkan pada kesempatan lain. Namun, demi mempercepat jawaban atas tuntutan warga, pihaknya bersama forkopimda sepakat untuk segera menerima masyarakat di gedung DPRD.
Marsono menambahkan, dalam waktu dekat, Bupati Tulungagung juga akan membawa aspirasi ini ke Jakarta untuk berkomunikasi langsung dengan kementerian dan DPR RI.
DPRD pun berkomitmen menjaga komunikasi berkelanjutan dengan stakeholder di tingkat provinsi hingga pusat.
Dengan begitu, masyarakat bisa benar-benar merasakan bahwa aspirasinya ditanggapi dengan sungguh-sungguh.
“Kita ingin saling memberi penguatan program menuju kebangkitan Kabupaten Tulungagung tercinta. Negara kita tetap NKRI, maka komunikasi harus harmonis di bawah komando Bapak Presiden,” imbuhnya.
Dalam kesempatan itu, Marsono juga meminta dukungan media massa dan seluruh elemen masyarakat Tulungagung agar ikut memberikan edukasi yang kondusif dan komprehensif kepada masyarakat.
“Saya harap teman-teman media turut mengedukasi warga agar masyarakat lebih cerdas memahami mana langkah yang harus dilakukan. Dengan begitu, perjuangan aspirasi bisa lebih efektif dan tepat sasaran,” pungkasnya. ****
Editor : Dharaka R. Perdana