Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Bangkai Paus Balin di Pantai Nglarap Tulungagung Mulai Membusuk, Penyebab Kematian Tidak Diketahui

Dharaka R. Perdana • Kamis, 25 September 2025 | 00:49 WIB

Bangkai paus balin yang mulai membusuk di Pantai Nglarap, Tulungagung. (PSDKP TULUNGAGUNG)
Bangkai paus balin yang mulai membusuk di Pantai Nglarap, Tulungagung. (PSDKP TULUNGAGUNG)

RADAR TULUNGAGUNG - Kondisi bangkai Paus Balin yang terdampar di Pantai Nglarap, Desa Keboireng, Kecamatan Besuki, Tulungagung makin mengenaskan.

Saat ini tubuh mamalia laut ini sudah membusuk dan mengeluarkan bau tidak sedap di sekitar pantai yang berada di JLS Tulungagung - Trenggalek ini.

Baca Juga: Paus Balin Sepanjang 7 Meter Ditemukan Mati Terdampar di Pantai Nglarap Tulungagung, Medan Terjal Sulitkan Evakuasi

Sayangnya upaya untuk mengubur terhalang medan terjal yang menuju pantai yang menghadap Samudera Hindia itu.

Untuk mencegah bangkai hanyut kembali ke laut, petugas bersama warga mengikat tubuh paus dengan tali ke karang di tepi pantai.

Baca Juga: Fakta Ilmiah tentang Keamanan Mengonsumsi Ikan Laut Mentah, Pencinta Sushi dan Sashimi Wajib Tahu!

Pengawas Perikanan Wilker PSDKP Tulungagung, Joko Prasetyo mengatakan, seharusnya bangkai hewan menyusui yang ditemukan warga pada Senin (22/9/2025) lalu itu memang harus dikubur.

Sayangnya upaya itu sulit dilakukan karena alat berat tidak bisa mendekat ke bibir pantai. “Seharusnya dikubur agar tidak menimbulkan pencemaran atau gangguan bagi masyarakat sekitar. Sayangnya alat berat tidak bisa mendekat,” jelasnya.

Baca Juga: Dari Laut ke Darat, Perubahan Iklim Ikut Mengubah Cara Hidup Hewan Indonesia, Bagaimana dengan Manusia?

Joko, -sapaan akrabnya menambahkan, saat ini bangkai hewan raksasa ini diikat supaya tidak terbawa arus. Nantinya akan dibiarkan membusuk sendiri. "Sementara diikat agar tidak kembali ke tengah laut," tambahnya.

Pria ramah ini pun mengaku belum mengetahui penyebab kematian hewan laut yang masuk kategori dilindungi.

Baca Juga: Kenapa Air Laut Asin tapi Air Sungai Tawar Padahal Saling Berhubungan? Ini Penjelasan Ilmiahnya!

Apalagi paus balin jarang ditemukan di wilayah pesisir Tulungagung karena bukan jalur migrasi. Kasus mamalia laut mati terdampar di kawasan ini pun sangat jarang terjadi. “Terakhir kali peristiwa serupa terjadi pada 2023 silam dan pada tahun ini kembali ada," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga yang hendak beraktivitas di Pantai Nglarap dikejutkan adanya paus balin yang terdampar di bibir pantai. Sayangnya hewan raksasa ini ditemukan dalam kondisi mati. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#paus balin #tulungagung #keboireng #pantai nglarap