RADAR TULUNGAGUNG – Kebakaran berskala besar melanda tumpukan sepah tebu milik seorang warga di Desa Sambijajar, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung pada Kamis (25/9) malam.
Api diduga dipicu korsleting listrik pada mesin pompa air yang menyala di dekat lokasi kejadian.
Baca Juga: Kebakaran Hanguskan Tempat Produksi Biliar di Tulungagung, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
Kasi Operasi dan Pemadaman Damkar Tulungagung, Bambang Pidekso, menjelaskan bahwa laporan kebakaran diterima sekitar pukul 20.30 WIB.
Petugas segera berangkat menuju lokasi lima menit kemudian dan tiba pada pukul 20.45 WIB.
KebakaranBaca Juga: Tulungagung Dilanda 30 Peristiwa Kebakaran Selama 6 Bulan Terakhir, Ternyata Ini Penyebab Utamanya
“Kejadian bermula saat mesin pompa digunakan untuk mengisi kolam ikan. Terjadi korsleting yang menimbulkan percikan api hingga mengenai tumpukan sepah tebu kering, sehingga api cepat membesar,” terang Bambang.
Tumpukan sepah tebu yang terbakar cukup besar, dengan panjang sekitar 40 meter, lebar 10 meter, dan tinggi sekitar 5 meter.
Api menjalar dengan cepat dan menghanguskan sebagian besar tumpukan serta atap bangunan penutupnya.
Untuk memadamkan api, Damkar Tulungagung mengerahkan tiga armada pemadam dan dua unit tangki suplai air.
Baca Juga: Kenapa Air yang Harusnya Memadamkan Api Justru Bisa Menyebabkan Ledakan? Ini Penjelasan Lengkapnya
Proses pemadaman berlangsung cukup lama dan api baru bisa dipadamkan sekira pukul 03.00 WIB dini hari.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Namun kerugian materiil ditaksir sekitar Rp100 juta,” jelas Bambang.
Damkar pun mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati pada potensi terjadinya kebakaran. ****
Editor : Dharaka R. Perdana