Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Persiapan Penetapan Geopark Nasional di Tulungagung Makin Digencarkan, Perhutani KPH Kediri Klaim Dukung Penuh

Dharaka R. Perdana • Senin, 29 September 2025 | 17:03 WIB

GUNUNG BUDHEG: Memiliki cerita rakyat yang menyedihkan tentang kisah cinta Joko Bodo kepada Roro Kembang Sore yang tak terbalaskan.
GUNUNG BUDHEG: Memiliki cerita rakyat yang menyedihkan tentang kisah cinta Joko Bodo kepada Roro Kembang Sore yang tak terbalaskan.

RADAR TULUNGAGUNG - Persiapan penetapan Tulungagung sebagai Geopark Nasional menarik atensi Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kediri.

Hal ini terungkap dalam Focus Group Discussion (FGD) persiapan penetapan Geopark Nasional yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Tulungagung, pada Rabu (24/9) lalu.

Baca Juga: Optimistis Puluhan Potensi di Tulungagung Jadi Geopark Nasional

FGD yang dilaksanakan di kantor Bappeda ini merupakan bagian dari proses penilaian untuk menetapkan Tulungagung sebagai bagian dari Geopark Nasional Indonesia.

Administratur Perhutani KPH Kediri melalui Kepala Seksi Madya Perencanaan Pengembangan Bisnis, Slamet Budiono, menyambut baik kegiatan FGD ini.

Baca Juga: Wacana Geopark Rambah Kabupaten Tulungagung

Dia menyatakan kesiapan jajarannya untuk bersinergi dalam mendukung proses verifikasi, khususnya di kawasan hutan yang termasuk area calon Geopark Nasional.

“Kami siap mendukung dan memfasilitasi kelancaran proses verifikasi lapangan, terutama di wilayah hutan yang memiliki potensi geologis, ekologis, maupun nilai budaya. Hal ini sejalan dengan komitmen Perhutani dalam pengelolaan hutan berkelanjutan sekaligus mendukung pembangunan daerah,” ungkap Slamet.

Baca Juga: Rencana Dirikan Museum Geopark Dan Kawasan Geopark Nasional

Perhutani berharap keberadaan Geopark Nasional Tulungagung dapat memberikan nilai tambah bagi pelestarian lingkungan, penguatan edukasi geologi, serta pengembangan ekonomi masyarakat melalui wisata berbasis konservasi.

Sementara itu, Kepala Bappeda Tulungagung, Johanes Bagus Kuncoro, mengapresiasi kehadiran para undangan dan menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor.

Baca Juga: Menjelajahi Gunung Budheg Tulungagung, Pendakian Seru yang Ramah untuk Pemula, Berikut Tips sebelum Masuk Lokasii

“Persiapan penetapan Geopark Nasional Tulungagung membutuhkan partisipasi aktif semua pihak. Kami ingin menjadikan kawasan ini sebagai destinasi wisata sekaligus edukasi,” ujarnya.

Menurut Johanes, tujuan pengembangan Geopark Nasional Tulungagung adalah menjaga aset warisan geologi, ekologi, dan budaya yang unik, sekaligus berkontribusi pada pelestarian alam dan pemberdayaan masyarakat lokal.

Selain kekayaan geologi, kawasan ini juga menyimpan keanekaragaman hayati, situs budaya, dan artefak yang menunjukkan hubungan erat antara manusia dan alam.

Kabupaten Tulungagung sendiri memiliki potensi geomorfologi karst yang luar biasa, terutama di kawasan selatan yang dikenal sebagai daerah karst dengan banyak gunung marmer. Selain itu, di kawasan tersebut juga ditemukan berbagai fosil purba berupa hewan, tumbuhan, bahkan manusia.

“Kami berharap pengembangan Geopark ‘The Home of Wadjak Man’ dapat menjadi unggulan Kabupaten Tulungagung, menarik minat wisatawan sekaligus mendukung penelitian, edukasi, dan observasi,” pungkas Johanes. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#tulungagung #Perhutani KPH Kediri #geopark nasional