Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

SPPG Panen Resto di Tulungagung Berhenti Beroperasi Tanpa Pemberitahuan, Mitra Mengaku Rugi Besar

Aditya Yuda Setya Putra • Senin, 29 September 2025 | 22:55 WIB

SPPG Panen Resto sudah tutup dan tak bisa melayani lagi wilayah Tulungagung Kota dan Kedungwaru. (ADITYA YUDA/RADAR TULUNGAGUNG)
SPPG Panen Resto sudah tutup dan tak bisa melayani lagi wilayah Tulungagung Kota dan Kedungwaru. (ADITYA YUDA/RADAR TULUNGAGUNG)

RADAR TULUNGAGUNG - Sebagian siswa di wilayah Kecamatan Tulungagung dan Kedungwaru harus bersabar. Sebab, dapur MBG di SPPG Panen Resto tutup.

Pihak mitra menyayangkan penutupan yang dilakukan secara sepihak SPPG Panen Resto. Sedangkan, fraksi PKB DPRD Tulungagungturut buka suara atas kondisi ini.

Baca Juga: Polres Tulungagung Bantah Isu SPPG yang Mereka Kelola Tidak Transparan dan Tertutup, Kapolres Taat: Silakan Melihat Langsung

Sunardi, mitra SPPG Panen Restro saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon pada Kamis (25/9) lalu mengatakan, SPPG Panen Resto mulai melayani pengolahan MBG per 1 September lalu. Lalu, dia mengaku kaget begitu pihak kepala dapur menghentikan kegiatan pelayanan.

"Kami di mitra ndak tahu. Itu yang menghentikan adalah dari kepala dapur. Mitra tidak dikasih tahu kenapa, tahu-tahu ditutup" tegasnya.

Baca Juga: Tiga Kecamatan di Tulungagung Bakal Memiliki SPPG, Pemkab Harus Ngebut Tahapan Pembangunan, Ini Progresnya

Sebagai tindak lanjut, Sunardi lantas coba menghubungi pihak BGN. Pihak BGN mengungkapkan tak akan menutup dapur SPPG jika tidak terjadi hal-hal yang bertentangan dengan prinsip-prinsip dalam program nasional ini.

Untuk diketahui, SPPG Panen Resto melayani program MBG di beberapa lembaga sekolah yang ada di wilayah Kecamatan Tulungagung dan Kedungwaru.

Baca Juga: Ahli Gizi Japan International Cooperation Agency (JICA) Tinjau SPPG Polres Tulungagung, Hal Ini yang Mereka Temukan

Sunardi mengaku dirugikan atas tindakan menutup SPPG secara sepihak ini. Dia juga menginginkan keterangan resmi dari pihak-pihak terkait agar masalah ini bisa segera terurai.

"Kami nggak tahu. Saya sama dengan teman-teman yang kerja di sini juga rugi kalau ditutup. Kami sudah investasi. Ini yang harus dipertanyakan alasan yang sebenarnya kayak apa," ujarnya.

Baca Juga: Jamin Keamanan Pangan, Tim Sidokkes Setiap Hari Menguji Food Safety di SPPG Polres Tulungagung, Ini Alasannya

Terpisah, Sekretaris Fraksi PKB DPRD Tulungagung, Fuad Ashari menerangkan bahwa pihaknya sedang memantau kondisi yang ada. Nah, hasil pengamatan ini nantinya akan dijadikan data dan bahan dalam rapat fraksi.

"Kalau fraksi PKB hari ini memantau adanya program makan bergizi gratis itu di dapilnya masing-masing. Sehingga persoalan-persoalan itu nanti akan dibawa kepada rapat fraksi," ungkapnya.

Lalu, hasil rapat fraksi selanjutnya akan disampaikan kepada pimpinan untuk selanjitnya disikapi secara kelembagaan oleh DPRD. "Karena itu kan program nasional," sebutnya. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#SPPG Panen Resto #tulungagung #MBG #dprd tulungagung #fraksi pkb