RADAR TULUNGAGUNG – Ratu Film Festival (RFF) 2025 semakin dekat, berbagai tim peserta terus berpacu menyiapkan karya terbaik mereka. Salah satunya adalah tim The Breaker Rules, yang kini tengah memasuki tahap penting dalam proses editing dengan progres sekitar 60 persen.
Perwakilan tim, Vitorio Kumara Bakti, mengungkapkan bahwa perjalanan produksi film mereka di RFF kali ini penuh warna. “Selain pengalaman teknis, ada hal menarik ketika syuting. Karena ada syarat pengambilan gambar di tempat wisata, kami jadi bisa sekalian healing bareng antar anggota tim,” ujarnya sambil tersenyum.
Antusiasme tinggi juga mewarnai langkah tim ini. Mereka menilai keikutsertaan di RFF selalu menghadirkan energi baru. “Kami sangat antusias. Tema tahun ini menurut kami sangat bagus dan relevan dengan keadaan yang banyak dialami orang-orang saat ini,” kata Vitorio.
Meski begitu, perjalanan tak lepas dari tantangan. The Breaker Rules mengaku sempat menemui kesulitan dalam hal sponsorship, khususnya terkait produk motor Aerox Alpha. Selain itu, pemenuhan kriteria film yang ditetapkan panitia juga menjadi tantangan tersendiri.
Tahun ini, sebagian anggota tim sudah pernah mengikuti RFF sebelumnya, sementara lainnya baru pertama kali. Namun, semangat untuk terus ikut serta tidak pernah padam.
“Kami memutuskan ikut lagi karena ingin mendapat pengalaman dari lomba bergengsi tiap tahun yang digelar Rada Tulungagung. Lewat ini kami juga bisa berkenalan dengan banyak sineas lokal,” ungkapnya.
Lebih jauh, The Breaker Rules berharap karya mereka tidak sekadar bersaing, tetapi juga memberi makna.
“Kami ingin karya ini bisa menjadi acuan semangat bagi adik-adik kelas kami di jurusan DKV, serta menyampaikan nilai-nilai positif yang ada di dalamnya,” pungkas Vitorio.
Dengan semangat muda dan visi yang jelas, The Breaker Rules menjadi salah satu tim yang layak ditunggu kiprahnya di RFF 2025. (sri)
Editor : Sandy Sri Yuwana