Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

497 Rumah di 6 Desa di Tulungagung Rusak Akibat Angin Kencang, BPBD Lakukan Monitoring Wilayah Rawan Bencana

Sandy Sri Yuwana • Jumat, 3 Oktober 2025 | 21:32 WIB

 

Sidiq Purnomo, salah satu warga Desa Doroampel yang terdampak angin kencang membenahi rumahnya. (SANDY YUWANA/RADAR TULUNGAGUNG)
Sidiq Purnomo, salah satu warga Desa Doroampel yang terdampak angin kencang membenahi rumahnya. (SANDY YUWANA/RADAR TULUNGAGUNG)

RADAR TULUNGAGUNG – Dampak bencana angin kencang yang menerjang wilayah  Tulungagung pada Rabu sore (1/10/2025) semakin meluas.

Jika sebelumnya dilaporkan sekitar 200 rumah warga rusak di Kecamatan Sumbergempol, data terbaru dari BPBD Tulungagung menyebutkan hingga Jumat (3/10), total ada 497 rumah terdampak di enam desa dari tiga kecamatan berbeda.

Baca Juga: Warga Desa Doroampel Kisahkan Suasana Mencekam saat Angin Kencang Berembus, Atap Rumahnya Rusak, Berharap Ada Bantuan

Kepala Pelaksana BPBD Tulungagung, Robinson Pasaroan Nadeak, mengungkapkan hasil pendataan tercatat ratusan rumah warga mengalami kerusakan ringan pada bagian atap.

“Berdasarkan laporan Pusdalops BPBD, bencana angin kencang terjadi di enam desa di tiga kecamatan. Mayoritas kerusakan berupa genteng beterbangan dan asbes lepas karena sapuan angin,” jelasnya.

Dia menjelaskan ratusan rumah rusak akibat bencana alam tersebut berada di tiga Kecamatan berbeda, yaitu Kecamatan Sumbergempol, Kecamatan Boyolangu dan Kecamatan Pakel.

Baca Juga: Wabup Ahmad Baharudin Tinjau Lokasi Terdampak Angin Kencang di Sumbergempol, Pemkab Tulungagung Bakal Bantu Perbaiki Rumah yang Rusak

Lebih lanjut dia merinci rumah yang mengalami kerusakan antara lain, di Kecamatan Sumbergempol di Desa Doroampel, sebanyak 167 rumah, Desa Podorejo sebanyak 17 rumah, Desa Junjung 113 rumah, Desa Tambakrejo, 180 rumah.

Kemudian di Kecamatan Boyolangu, di Desa Waung terdapat 14 rumah yang mengalami kerusakan. Selanjutnya di Kecamatan Pakel yakni di Desa Bangunmulyo, ada 6 rumah terdampak angin kencang tersebut.

“Total ada 497 rumah terdampak berdasarkan data sementara yang masuk ke Pusdalops,” tegas Robinson.

Baca Juga: Desa Tersapu Angin Kencang di Sumbergempol Tulungagung Bertambah, Total 200 Rumah Warga Mengalami Kerusakan

Selain melakukan pendataan, BPBD bersama aparat desa, TNI-Polri, dan warga setempat telah melakukan langkah penanganan darurat.

Seperti menutup atap rumah menggunakan terpal, membersihkan puing bangunan, serta menyingkirkan pohon tumbang yang sempat menutup akses jalan.

Pihak BPBD juga telah menyalurkan bantuan dasar kepada warga terdampak, terutama yang rumahnya mengalami kerusakan parah.

“Kami juga melaksanakan monitoring wilayah rawan bencana melalui media sosial, radio komunikasi, serta menyiagakan tim di lapangan untuk assessment lanjutan,” tambah Robinson.

Baca Juga: 50 Rumah Warga Desa Doroampel Tulungagung Rusak Diterjang Angin Kencang, Bahkan Ada Tembok yang Ambruk

BPBD Tulungagung mengimbau masyarakat untuk tetap waspada menghadapi potensi cuaca ekstrem, terutama di awal musim penghujan seperti saat ini.

“Kami meminta warga untuk berhati-hati, karena potensi angin kencang dan hujan deras masih bisa terjadi dalam beberapa hari ke depan,” pungkasnya. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#tulungagung #angin kencang #bencana #bpbd tulungagung