RADAR TULUNGAGUNG - Saat kita melangkahkan kaki di pusat keramaian di Tulungagung saat malam tiba tentu ada odong-odong yang terlihat.
Umumnya deretan odong-odong menampilkan pemandangan unik dengan lampu warna-warni berkeliling di jalanan, memutar lagu anak-anak hingga dangdut koplo.
Suara musik bercampur tawa bocah kecil yang riang gembira jadi ciri khas hiburan malam sederhana di kota ini.
Odong-odong mungkin terlihat sebagai permainan biasa, tapi bagi banyak keluarga, terutama anak-anak, ia punya pesona tersendiri.
Dengan ongkos yang sangat terjangkau, anak-anak bisa merasakan sensasi naik kereta mini keliling kampung atau alun-alun.
Bagi orang tua, odong-odong juga jadi solusi hiburan murah yang tetap bisa bikin buah hati senang tanpa harus pergi ke mall atau wahana permainan besar.
Menariknya, odong-odong di Tulungagung bukan hanya sekadar hiburan. Kehadirannya juga jadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat.
Saat odong-odong berhenti di depan rumah atau warung, tetangga-tetangga keluar, ngobrol sebentar sambil menemani anak mereka bermain. Ada suasana guyub, sederhana, tapi hangat sesuatu yang sulit ditemui di kota besar.
Tidak heran, meskipun zaman sudah modern, hiburan anak semakin beragam, odong-odong tetap eksis. Ia bukan sekadar permainan keliling, tapi juga simbol kebersamaan, nostalgia, dan hiburan rakyat yang tak lekang oleh waktu.
Malam di Tulungagung rasanya kurang lengkap tanpa gemerlap lampu odong-odong yang melintas di jalanan. ****
Editor : Dharaka R. Perdana