RADAR TULUNGAGUNG — Tulungagung tidak hanya dikenal dengan budaya dan kuliner khasnya, tetapi juga melahirkan sejumlah putra daerah yang kini menempati posisi strategis di tubuh Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Dari matra darat, laut, hingga korps marinir, nama-nama perwira tinggi asal Bumi Gayatri ini menegaskan bahwa potensi sumber daya manusia Tulungagung mampu bersaing di tingkat nasional.
Berikut lima perwira tinggi TNI asal Tulungagung yang saat ini masih aktif bertugas dan menorehkan prestasi membanggakan:
1. Mayjen TNI Lilik Sudaryani – Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Darat
Lahir di Tulungagung, Jawa Timur, Mayjen TNI Lilik Sudaryani merupakan salah satu putra daerah yang sukses meniti karier hingga berpangkat jenderal bintang dua di lingkungan TNI Angkatan Darat.
Saat ini, ia menjabat sebagai Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) — jabatan strategis yang berperan dalam memberikan masukan dan pertimbangan kepada pimpinan tertinggi TNI AD.
Sosoknya dikenal tegas, visioner, dan memiliki rekam jejak panjang di bidang pembinaan teritorial serta operasi lapangan.
Lilik Sudaryani menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Tulungagung, karena menunjukkan bahwa dedikasi dan kerja keras mampu membawa putra daerah menembus struktur elit militer nasional.
2. Laksamana Muda TNI Eko Wahjono – Kaskoarmada RI
Nama Laksda TNI Eko Wahjono juga tak kalah membanggakan. Lahir di Tulungagung pada 5 Juni 1970, perwira lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) tahun 1991 ini kini menjabat Kepala Staf Komando Armada Republik Indonesia (Kaskoarmada RI).
Selama kariernya, ia dikenal sebagai prajurit profesional yang berpengalaman di berbagai penugasan laut strategis.
Kiprahnya di lingkungan TNI AL menegaskan kontribusi besar putra Tulungagung di matra samudra.
3. Brigjen TNI (Mar) Ludi Prastyono – Danlantamal X/Jayapura
Perwira Korps Marinir Brigjen TNI (Mar) Ludi Prastyono, kelahiran Tulungagung, 31 Maret 1970, merupakan alumni AAL 1992.
Saat ini ia menjabat sebagai Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) X Jayapura, posisi penting dalam menjaga pertahanan laut di wilayah timur Indonesia.
Keberaniannya dalam berbagai operasi laut dan kepemimpinannya yang humanis menjadikan sosok Ludi Prastyono dihormati baik di internal marinir maupun oleh masyarakat sipil Papua.
4. Brigjen TNI Dwi Sasongko – Peraih Adhi Makayasa Akmil 1998
Putra asli Panggungrejo, Tulungagung, Brigjen TNI Dwi Sasongko adalah lulusan terbaik Akademi Militer tahun 1998 dan penerima penghargaan Adhi Makayasa. Prestasi itu menandai awal dari perjalanan karier cemerlangnya di TNI AD.
Ia dikenal sebagai perwira muda potensial dengan pengalaman komando dan staf di berbagai satuan tempur. Disiplin dan kepemimpinannya yang kuat menjadikannya salah satu figur inspiratif di tubuh TNI generasi baru.
5. Brigjen TNI Subagiyo – Inspektur Divif 1 Kostrad
Nama Brigjen TNI Subagiyo juga patut diperhitungkan. Lahir di Desa Bolorejo, Kecamatan Kauman, Tulungagung, ia meniti karier dari satuan infanteri hingga dipercaya menjabat Irdivif 1 Kostrad (Inspektur Divisi Infanteri 1 Kostrad).
Perwira lulusan Akmil 1994 ini dikenal berdedikasi tinggi dan memiliki rekam jejak kepemimpinan yang solid di berbagai medan penugasan.
Kelima nama di atas menunjukkan bahwa Tulungagung bukan hanya gudangnya seniman dan pejuang budaya, tetapi juga tempat lahir perwira tangguh yang berperan penting dalam menjaga kedaulatan bangsa.
Dari darat hingga laut, mereka menjadi simbol semangat Bumi Lawadan, semangat perjuangan dan pengabdian tanpa batas dari tanah selatan Jawa Timur untuk Indonesia. ****
Editor : Dharaka R. Perdana