TULUNGAGUNG – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan menyelimuti kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh Yayasan Cahaya Kalbu Amal Abadi (YCKAA), Minggu pagi (5/10) di Perumahan Purimas, Blok F No. 23, Botoran, Tulungagung.
Acara yang dimulai pukul 08.30 WIB ini dihadiri oleh anak-anak asuh, wali anak, serta warga sekitar, dan berlangsung hingga siang hari.
Meski digelar di luar bulan Maulid, semangat memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW tetap terasa kuat.
Ketua Yayasan, dr Fauziyah MKes, menegaskan bahwa nilai-nilai keteladanan Rasulullah tidak terikat waktu dan selalu relevan untuk diteladani.
“Walaupun sudah lewat bulan Maulid, tapi memperingati kelahiran Nabi itu tidak ada kedaluwarsanya. Kami ingin anak-anak asuh kami merasakan kebahagiaan dan makna dari keteladanan Rasulullah, yang sejak kecil juga yatim piatu. Nilai perjuangan dan kasih sayang beliau sangat selaras dengan semangat yayasan kami,” ungkap dr. Fauziyah.
Selain peringatan Maulid, kegiatan juga dirangkai dengan pemeriksaan kesehatan gratis bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung melalui Puskesmas Sembung.
Program ini tidak hanya menyasar anak-anak asuh dan wali mereka, tetapi juga terbuka bagi masyarakat sekitar.
“Kami ingin mengetahui kondisi kesehatan anak-anak dan orang tua asuh, karena mereka adalah tanggung jawab kami. Dengan data kesehatan yang jelas, kami bisa melakukan langkah antisipatif bila ada masalah,” tambahnya.
Acara semakin semarak dengan lomba adzan untuk anak laki-laki dan lomba sholawat untuk anak perempuan.
Keceriaan anak-anak terpancar sepanjang kegiatan, terlebih saat diumumkan adanya donasi empat sepeda dari para dermawan untuk membantu anak-anak asuh yang membutuhkan sarana transportasi menuju sekolah.
Tidak hanya itu, yayasan juga secara rutin menyalurkan sembako setiap awal bulan bagi setiap keluarga wali asuh dan masyarakat dhuafa di sekitar Perumahan Purimas.
Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian sosial yang konsisten dijalankan oleh yayasan.
Sejak resmi berdiri pada tahun 2020, Yayasan Cahaya Kalbu Amal Abadi telah membina sekitar 60–70 anak asuh dari sekitar 50 keluarga. Yayasan ini merupakan pengembangan dari Majelis Ta’lim Cahaya Kalbu, yang awalnya berdiri pada tahun 2010 sebagai kelompok pengajian ibu-ibu.
Kini, di bawah kepemimpinan dr Fauziyah MKes dengan dr H.M. Yogiyopranoto SpB FINACS. sebagai Ketua Dewan Pembina, yayasan terus berkembang menjadi wadah pendidikan, sosial, dan spiritual yang terarah.
Berbagai program telah dijalankan, di antaranya:
• Tabungan pendidikan bulanan yang akan dicairkan setelah anak-anak asuh lulus SMA, sebagai bentuk dukungan untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya.
• Bimbel gratis setiap hari Minggu untuk memperkuat kemampuan akademik dan karakter anak-anak.
• Pelatihan keterampilan seperti komputer, bahasa Inggris, dan kreasi kain shibori.
• Wisata edukatif dan kegiatan penguatan akhlak serta pembinaan spiritual.
• Bantuan perlengkapan sekolah hingga renovasi rumah bagi keluarga dampingan yang membutuhkan.
• Pendampingan psikologis untuk menjaga kesehatan mental anak-anak.
Meski telah banyak program berjalan, tantangan tetap ada, terutama dalam mendukung keberlanjutan pendidikan anak-anak ke jenjang perguruan tinggi.
Hingga kini, yayasan belum memiliki mitra tetap di bidang tersebut.
“Kami ingin terus menjadi wadah yang konsisten membantu kaum dhuafa, terutama di bidang pendidikan. Harapan kami, anak-anak ini tumbuh menjadi generasi kuat, berilmu, dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkas dr Fauziyah.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, Yayasan Cahaya Kalbu Amal Abadi terus menebar cahaya harapan bagi masa depan anak-anak Indonesia.
Sekretariat yayasan beralamat di Perumahan Purimas Blok F No. 16, Botoran, Tulungagung.
Bagi masyarakat yang ingin turut berkontribusi, dapat menghubungi +62 813-3115-8504 atau melalui rekening BSI 7143553207 atas nama Yayasan Cahaya Kalbu Amal Abadi. (yay)
Editor : Vidya Sajar Fitri