TULUNGAGUNG – Polemik tuntutan redistribusi tanah objek reforma agraria (TORA) dan penghentian proyek makam Shangrila Memorial Park terus berlanjut.
Setelah dua pekan lebih tanpa kepastian, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo akhirnya buka suara terkait desakan masyarakat yang tergabung dalam Pejuang Gayatri.
Bupati mengaku sudah merespons dengan menggelar pertemuan bersama pihak swasta yang terlibat dalam persoalan tersebut.
Meski waktu pertemuan terbatas, dia menyebut telah menerima penjelasan mengenai sejumlah izin yang ditunjukkan oleh perwakilan pengusaha.
“Kemarin kami sudah ketemu dengan pihak swasta. Mereka menunjukkan dokumen izin-izin yang dimiliki. Nanti biar dari pertanahan yang menyampaikan lebih detail kepada teman-teman di Ngepoh,” jelasnya.
Gatut menambahkan, agenda pembahasan sempat terpotong karena padatnya jadwal pertemuan dalam satu hari penuh.
Meski begitu, dia memastikan akan kembali melanjutkan koordinasi ke tingkat pusat.
“Karena waktunya kemarin hanya satu hari, ada sembilan kegiatan yang harus kami jalani. Insya Allah minggu depan saya ke Jakarta lagi untuk menelusuri lebih lanjut. Kami tetap berkomitmen membantu masyarakat,” tegasnya.
Lebih jauh, bupati menyebut ada beberapa tuntutan masyarakat lain yang sudah mendapatkan lampu hijau untuk segera ditindaklanjuti.
Salah satunya di lingkar Wonorejo.
“Itu yang sedang kami kejar dulu. Tapi yang lain, seperti di Ngepoh, tetap kami upayakan. Kami juga sudah komunikasikan dengan teman-teman DPR agar mendapat perhatian,” tambahnya.
Meski begitu, seperti yang diberitakan, masyarakat Tulungagung yang tergabung dalam Pejuang Gayatri menilai hingga kini belum ada langkah konkret dari pemkab maupun DPRD.
Mereka menegaskan akan tetap menagih janji penyelesaian tuntutan sebagaimana yang telah dijanjikan sebelumnya.
Bila tidak kunjung ada kejelasan, aksi lanjutan akan tetap dilakukan, meski belum tau bagaimana bentuknya.
Apakah nantinya akan berbentuk demo seperti yang lalu, atau dalam bentuk dialog, masih belum bisa dipastikan. (sri/c1/rka)
Editor : Vidya Sajar Fitri