RADAR TULUNGAGUNG – Pemkab Tulungagung kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi warga lansia kategori miskin ekstrem di wilayah Kecamatan Pagerwojo.
Program tahap kedua ini dilaksanakan pada Selasa (7/10), bertempat di kantor Kecamatan Pagerwojo, Tulungagung dan disambut antusias oleh para penerima manfaat.
Camat Pagerwojo, Setiono menyampaikan bahwa penyaluran BLT ini merupakan kelanjutan dari tahap pertama yang dilaksanakan pada Juli lalu.
Baca Juga: Tak Kunjung Cair BLT DBHCHT di Tulungagung Bakal Dirapel dan KPM di Desa-Desa Akan jadi Sasaran
“Ini bantuan yang kedua di tahun ini. Penyaluran dilakukan khusus bagi warga lansia yang masuk kategori miskin ekstrem,” ujarnya.
Menurut Setiono, total penerima BLT Lansia di Pagerwojo Tulungagung mencapai sekitar 132 orang yang tersebar di 11 desa. Setiap desa memperoleh kuota berbeda, menyesuaikan dengan hasil pendataan Dinas Sosial.
“Ada yang menerima 10, ada yang 12, bahkan 20 orang per desa, tapi semua merata. Data penerima ditetapkan oleh Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung,” jelasnya.
Penyaluran BLT Lansia di Pagerwojo Tulungagung melibatkan berbagai pihak, antara lain Plt Kepala Dinas Sosial Tulungagung Sumarji Kuswantoro, Direktur Bank BPR, serta perwakilan dari Bank Jatim dan Bank Daerah.
Camat Setiono menyampaikan apresiasi atas sinergi yang baik antara pemerintah dan lembaga keuangan.
“Kami berterima kasih kepada bank terkait yang telah mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Penyaluran dilakukan langsung di kecamatan agar memudahkan para lansia,” tuturnya.
Baca Juga: Duh, Pencairan BLT Ditunda hingga Juni, Dinsos Tulungagung Ungkap Penyebabnya
Setiono menilai, bantuan ini sangat berarti bagi para penerima. Banyak di antara mereka sudah tidak mampu bekerja karena faktor usia dan kondisi ekonomi.
“Bantuan ini sangat membantu, apalagi bagi nenek-nenek dan kakek-kakek yang sudah tidak bisa mencari nafkah. Mereka sangat terbantu,” jelasnya.
Ia berharap, ke depan program seperti BLT Lansia di Pagerwojo Tulungagung bisa terus berlanjut. “Kami berharap bantuan semacam ini bisa berkelanjutan, karena betul-betul meringankan beban ekonomi para lansia,” harapnya.
Lebih jauh, Camat Pagerwojo Tulungagung juga menginginkan agar sinergi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) dapat diperluas, tidak hanya melalui BLT, tetapi juga program lain seperti bedah rumah dan pembangunan MCK.
Baca Juga: Penerima BLT DD Desa Mulyosari Tulungagung Tepat Sasaran, Sesuai Hasil Musyawarah Desa
“Harapan kami, OPD teknis bisa terus menyalurkan bantuan lain yang bermanfaat langsung bagi warga,” tambahnya.
Program BLT Lansia di Pagerwojo Tulungagung sendiri telah berlangsung rutin setiap tahun. Pada 2025 ini, penyaluran sudah memasuki tahap kedua, dan masih menunggu keputusan Dinas Sosial untuk kemungkinan tahap berikutnya menjelang akhir tahun, pungkasnya. ****
Editor : Dharaka R. Perdana