Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Orang Tulungagung Konon Suka Banget Mengikuti atau Menggelar Pawai, Benarkah Demikian?

Yoga Dany Damara • Kamis, 9 Oktober 2025 | 12:00 WIB

Tak heran kalau setiap kali ada pawai, jalanan macet bukan masalah justru jadi momen berkumpul, tertawa, dan menikmati kebanggaan akan budaya sendiri.
Tak heran kalau setiap kali ada pawai, jalanan macet bukan masalah justru jadi momen berkumpul, tertawa, dan menikmati kebanggaan akan budaya sendiri.

RADAR TULUNGAGUNG - Dari Karnaval 17 Agustus, Grebeg Suro, hingga Kirab Budaya kalau ada satu hal yang bikin Tulungagung selalu meriah, jawabannya adalah pawai.

Hampir di setiap momen penting, jalanan kota ini berubah jadi panggung raksasa ada yang tampil dengan kostum megah, ada pula rombongan seni tradisi, bahkan tak jarang diselipkan atraksi unik yang bikin penonton terhibur.

Baca Juga: Ajang Gotong Royong dan Cerita Seru di Tulungagung, Sungai Kecil Tempat Cuci Piring Warga Saat Hajatan

Mulai dari karnaval 17 Agustus, ketika warga tumpah ruah merayakan kemerdekaan dengan baju kreasi dan pertunjukan jalanan, hingga Grebeg Suro, agenda tahunan yang selalu ditunggu karena menampilkan budaya Jawa penuh makna spiritual.

Belum lagi kirab budaya, yang menjadi wadah ekspresi kesenian lokal sekaligus ajang silaturahmi antarwarga.

Baca Juga: Perajin Dekorasi Karnaval Tulungagung Panen Berkah Tiap Agustus, Berawal Pesanan Coba-Coba hingga Tembus Pasar Singapura

Bagi orang Tulungagung, pawai bukan sekadar tontonan. Ia adalah bagian dari identitas sosial dan kebersamaan.

Semua orang terlibat, mulai dari pelajar, komunitas, perangkat desa, sampai seniman jalanan. Penonton pun ikut ambil bagian dengan memberi tepuk tangan, merekam, hingga memenuhi beranda media sosial dengan foto dan video.

Baca Juga: Karnaval Desa di Tulungagung Jadi Ajang Kreativitas Warga, dari Sampah Jadi Kostum Mempesona

Tak heran kalau setiap kali ada pawai, jalanan macet bukan masalah justru jadi momen berkumpul, tertawa, dan menikmati kebanggaan akan budaya sendiri.

Bagi orang Tulungagung, pawai adalah cara sederhana tapi kuat untuk mengatakan “Inilah kami, inilah kebersamaan kami.” ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#atraksi #tulungagung #pawai