Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Tiba-Tiba Cinema Hadir di RFF 2025, Bawa Semangat Lintas Kota dan Cerita Hangat Tentang Ikatan Ibu dan Anak

Sandy Sri Yuwana • Jumat, 10 Oktober 2025 | 04:54 WIB

Tiba-Tiba Cinema saat melakukan proses produksi film di salah satu destinasi wisata Tulungagung
Tiba-Tiba Cinema saat melakukan proses produksi film di salah satu destinasi wisata Tulungagung

RADAR TULUNGAGUNG – Ajang Ratu Film Festival (RFF) 2025 kembali menjadi magnet bagi sineas muda dari berbagai daerah.

Salah satu tim yang turut berpartisipasi adalah Tiba-Tiba Cinema, kelompok kreatif yang beranggotakan anak-anak muda dari Blitar, Tulungagung, Madiun, hingga Yogyakarta.

Saat ini, mereka tengah berada di tahap editing rough cut, menyusun hasil syuting menjadi bentuk film yang utuh.

Baca Juga: LayarKita Hadirkan Semangat dan Cerita Hangat Tentang Kepedulian di RFF 2025, Begini Pengalaman Mereka

Perwakilan tim, Bintang Indra, mengungkapkan bahwa keikutsertaan di RFF menjadi pengalaman berharga bagi para anggota, terutama karena sebagian besar baru mengenal dunia perfilman.

“Dalam project ini ada beberapa anggota yang benar-benar baru di dunia film. Jadi selain produksi, kami juga banyak belajar bareng, saling berbagi ilmu dan pengalaman,” ujarnya.

Semangat lintas kota yang dibawa Tiba-Tiba Cinema menjadi warna tersendiri dalam proses produksi mereka. Meski berasal dari latar dan daerah yang berbeda, tim ini justru solid dan saling mendukung.

Baca Juga: Esemedia Siapkan Film Bernuansa Kepedulian, Usung Semangat Kebersamaan dan Profesionalisme di RFF 2025

“Antusiasme kami sangat tinggi untuk ikut lomba film pendek dari Radar Tulungagung. Ini kesempatan besar buat kami untuk berkembang dan mengenal lebih luas dunia film independen,” tambah Bintang.

Namun, di balik semangat itu, proses produksi tidak selalu mudah. Tantangan terbesar justru datang dari hal-hal teknis dan kondisi lapangan.

Tim Tiba-Tiba Cinema ketika berfoto disela-sela proses produksi film
Tim Tiba-Tiba Cinema ketika berfoto disela-sela proses produksi film

“Karena tim kami masih kecil dan beberapa anggota baru belajar perfilman, kami harus menjelaskan dulu sistem kerja di lokasi syuting. Selain itu, karena pengambilan gambar dilakukan di Blitar, masyarakat sekitar sempat kaget dan penasaran. Jadi sekalian kami edukasi juga tentang proses syuting film,” jelasnya.

Mengenai tema RFF 2025 yang mengusung nilai kepedulian, Bintang menilai topik tersebut memberi ruang kreatif yang luas untuk dikembangkan menjadi cerita film yang beragam.

“Temanya menarik karena bisa dikembangkan ke banyak arah. Dari sana kami coba merangkai cerita yang punya kedalaman emosional,” tuturnya.

Menariknya, ini adalah keikutsertaan pertama Tiba-Tiba Cinema di Ratu Film Festival. Selain ingin menambah pengalaman, mereka juga berharap ajang ini bisa mempererat hubungan antar production house muda di wilayah Jawa Timur.

“Kami ingin menjalin silaturahmi dan memperluas jaringan dengan sineas muda lainnya,” kata Bintang.

Melalui karya mereka, Tiba-Tiba Cinema mengangkat kisah yang menyentuh tentang ikatan batin seorang ibu dan anak perempuan.

Film ini menyoroti bagaimana kasih sayang dan kepedulian tumbuh dari dalam diri, menjadi energi yang menghubungkan manusia satu sama lain.

“Kami ingin mengingatkan bahwa kepedulian lahir dari nurani dan kasih sayang yang murni. Merawat rasa itu penting agar kita tetap terkoneksi dengan sesama,” pungkasnya.

Dengan semangat belajar, kolaborasi lintas daerah, dan pesan kemanusiaan yang kuat, Tiba-Tiba Cinema siap menorehkan kesan mendalam di panggung Ratu Film Festival 2025. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#sineas muda #RFF 2025 #ratu film festival