RADAR TULUNGAGUNG - Suara parutan mangga yang khas sering jadi tanda sederhana namun jitu kalau pedagang rujak buah sedang lewat. Fenomena ini masih mudah ditemui di berbagai sudut Tulungagung.
Baca Juga: Menyelami Ragam Rujak Nusantara Sensasi Segar dan Pedas dalam Setiap Gigitan
Rujak buah keliling memang punya daya tarik tersendiri. Bukan sekadar jajanan segar dengan perpaduan pedas, asam, dan manis, tetapi juga menghadirkan nostalgia masa kecil.
Banyak warga yang sudah hafal, begitu terdengar suara “kres-kres” parutan mangga, mereka langsung keluar rumah untuk membeli.
Baca Juga: Segudang Manfaat dari Segarnya Rujak Buah
Keunikan lain, para pedagang biasanya membawa gerobak atau pikulan sederhana berisi buah-buahan segar seperti mangga muda, jambu, nanas, kedondong, hingga bengkuang.
Ditambah sambal kacang yang pedas-manis, jadilah rujak buah yang selalu bikin ketagihan.
Baca Juga: 5 Buah Ampuh yang Bisa Memperlambat Pertumbuhan Kanker, Rahasia Kesehatan yang Jarang Diketahui!
Fenomena pedagang rujak buah keliling ini bukan hanya soal jualan, tapi juga bagian dari budaya kuliner Tulungagung.
Tradisi sederhana yang membuat suasana kampung terasa lebih hidup, sekaligus mengingatkan kita bahwa kebahagiaan kadang hadir dari hal-hal kecil, seperti seporsi rujak buah segar di siang hari. ****
Editor : Dharaka R. Perdana