RADAR TULUNGAGUNG – Kecelakaan lalu lintas antara mobil dan sepeda motor terjadi di Jalan Raya Desa Kacangan, Kecamatan Ngunut, Tulungagung sekitar Rabu (15/10) sekitar pukul 07.30 pagi.
Dalam insiden itu, tiga orang dilarikan ke rumah sakit di Tulungagung. Satu di antaranya, seorang anak meninggal dunia saat menjalani perawatan.
Baca Juga: Tabrak Sepeda Motor, Sebuah Mobil Mini SUV Masuk Parit di Tulungagung
Kanit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung Ipda Gerry Permana menyebutkan, peristiwa bermula ketika mobil Toyota Soluna bernopol AG 1929 MX yang dikemudikan ATW, 51, warga Kelurahan Kepanjenkidul, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar melaju dari arah timur ke barat.
Dari arah berlawanan, datang sepeda motor Yamaha N-Max AG 2136 RGC dikendarai H, 43, warga Desa Manding, Kecamatan Pucanglaban, Tulungagung dengan membonceng seorang anak, HFS, 6.
Baca Juga: Tabrak Truk Parkir di Bahu Jalan Tulungagung - Kediri, Mahasiswi 22 Tahun Meninggal Dunia
Ipda Gerry menjelaskan kronologi terjadinya kecelakaan diduga karena kendaraan mobil Soluna yang dikemudikan ATW oleng ke jalur berlawanan, sehingga tabrakan pun tak terhindarkan.
"Sesampainya di lokasi kejadian, mobil Toyota Soluna diduga oleng ke kanan sehingga menabrak sepeda motor dari arah berlawanan. Benturan keras membuat kedua kendaraan rusak dan para korban mengalami luka cukup serius" jelas Ipda Gerry
Baca Juga: Pulang Nonton Timnas di Surabaya, Pelajar Tulungagung Tewas Usai Tabrak Jembatan di Ngantru
Dia menyebut ketiga korban yang terlibat kecelakaan tersebut sempat mendapatkan perawatan di RS Satiti Ngunut, sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD dr Iskak Tulungagung.
Namun, HFS, penumpang sepeda motor yang masih berusia 6 tahun, dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan. "Karena luka yang cukup berat, HFS tidak bisa diselamatkan nyawanya," ujarnya.
Baca Juga: Tabrak Pohon Asam di Pinggir Jalan Raya Tulungagung - Blitar, Pemuda Asal Kalidawir Meninggal Dunia
Kerugian materi akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai Rp 1 juta. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kendaraan oleng dan menabrak dari arah berlawanan. ****
Editor : Dharaka R. Perdana