Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Sosok Agus Santosa, Ketua KONI Tulungagung Periode 2025-2029 yang Terpilih Secara Aklamasi

Aditya Yuda Setya Putra • Senin, 20 Oktober 2025 | 00:11 WIB
Photo
Photo

TULUNGAGUNG - Usai terpilih secara aklamasi sebagai Ketua KONI Tulungagung periode 2025–2029 dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) yang digelar pada Sabtu (18/10), Agus Santosa mulai bicara soal program pembinaan, berikut memetakan kendala yang membuat olahraga di Tulungagung sulit berkompetisi di level tertinggi.

 

Laki-laki yang memiliki latar belakang sebagai mantan atlet sepak bola di Kabupaten Ngawi ini menegaskan bahwa langkah awalnya adalah fokus membenahi semangat dan prestasi olahraga di Kota Marmer yang dinilainya masih kurang menggairahkan.

​Agus mengatakan bahwa salah satu dorongan terkuatnya untuk mencalonkan diri adalah karena dia melihat atmosfer dan capaian atlet di Tulungagung belum terlalu menonjol.

 

"Karena olahraga di Tulungagung kurang bergairah.” ucap laki-laki yang tinggal di Desa Gedangsewu, Kecamatan Boyolangu, ini.

 

Mantan manajer Perseta itu kemudian melanjutkan bahwa keinginannya adalah membuat prestasi atlet daerah kembali hidup dan bersinar. Target utamanya adalah mendorong perkembangan atlet sejak usia dini hingga mencapai level nasional.

“Tujuannya juga mendukung adalah atlet nasional nanti bisa dari Tulungagung.” tegas Agus.

 

​Ketua KONI terpilih ini mengungkapkan bahwa secara umum, hampir semua cabang olahraga (cabor) di Tulungagung harus digenjot. Dia merujuk pada peringkat Kabupaten Tulungagung di seri terakhir Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur.

 

“Kabupaten Tulungagung kemarin masih peringkat 22 di provinsi Jawa Timur. Ke depan, dari arahan Pak Bupati kemarin ya harusnya 10 besar,” ujar laki-laki kelahiran 19 Mei 1970 ini.

 

​Disinggung soal program yang paling mendesak, Agus menyebut bahwa fokus utamanya adalah pembinaan atlet muda dan usia dini. Dia berencana melakukan komparasi data atlet dengan wilayah lain di Jawa Timur untuk menentukan target yang realistis, mulai dari tingkat daerah, provinsi, hingga nasional.

 

“Intinya saya fokus kepada pembinaan dari atlet muda dan usia dini. Terus meningkatkan prestasi atlet yang sudah prestasi ke level yang lebih tinggi, terus memperkuat sinergi dengan seluruh stakeholder olahraga yang ada di Kabupaten Tulungagung,” urainya.

 

​Selain dorongan dari diri sendir yang jadi faktor internal, Agus menyebut bahwa keinginannya untuk maju dalam pemilihan ketua KONI juga dilatarbelakangi oleh faktor eksternal. Yaitu, permintaan dari bupati yang dia sebut sebagi salah satu orang dekatnya.

 

“Dan kebetulan jujur aja Pak Bupati yang memerintah saya (untuk ikut pemilihan),” ujar Agus, yang menunjukkan adanya dukungan kuat dari pucuk pimpinan daerah.

 

​Dalam waktu dekan, dia berencana mengumpulkan seluruh ketua cabor untuk berdiskusi, mengevaluasi, dan merencanakan program kerja. Lalu, dia juga mengeklaim bakal mengupayakan pengadaan bonus bagi cabor dan atlet berprestasi.

Editor : Aditya Yuda Setya Putra
#olahraga #tulungagung #koni tulungagung #bupati tulungagung #porprov #Musorkab