RADAR TULUNGAGUNG – Warga Dusun Bendo, Desa Gandong, Kecamatan Bandung, Tulungagung, digegerkan dengan penemuan seorang pria meninggal dunia di dalam rumahnya pada Senin (20/10) sore.
Korban diketahui bernama RPF (49), warga setempat, yang diduga meninggal akibat kambuhnya penyakit asam lambung.
Kapolsek Bandung AKP Anwari saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.
Dia menjelaskan, laporan diterima pihak Polsek Bandung sekitar pukul 16.30 setelah warga menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia di dalam rumahnya.
“Korban pertama kali ditemukan oleh saksi warga sekitar yang curiga karena korban sudah tiga hari tidak terlihat. Saat dicek, ditemukan sudah meninggal dunia dengan kondisi tubuh membusuk,” jelas AKP Anwari.
Berdasarkan keterangan saksi P (74) mencium bau menyengat di sekitar rumah korban saat mencari rumput.
Setelah mendekat, mereka melihat dari jendela korban dalam posisi duduk miring di kursi sofa dengan mengenakan kaos hitam dan sarung bermotif biru-hitam.
Warga kemudian melaporkan kejadian itu kepada perangkat desa dan pihak kepolisian.
Tim dari Inafis Polres Tulungagung yang datang ke lokasi bersama Polsek Bandung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan luar terhadap jenazah.
Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh korban.
“Hasil pemeriksaan menunjukkan tanda-tanda kekerasan nihil, hipertensi nihil. Diduga kuat korban meninggal akibat kambuhnya penyakit asam lambung yang dideritanya,” terang Kapolsek.
Pihak keluarga korban membenarkan bahwa korban memang memiliki riwayat sakit lambung dan beberapa kali menjalani pengobatan di Klinik Romo Wijoyo.
Keluarga menolak dilakukan autopsi dan hanya bersedia dilakukan visum luar, serta telah membuat surat pernyataan tidak menuntut pihak mana pun atas kejadian tersebut.
Baca Juga: Tabrakan Beruntun di Besuki Tulungagung, Satu Warga Trenggalek Meninggal Dunia
Polsek Bandung telah melakukan serangkaian tindakan, di antaranya mendatangi TKP, memeriksa saksi, membuat laporan polisi, serta berkoordinasi dengan tim Inafis dan pihak keluarga korban.
“Situasi di lokasi sudah kondusif. Jenazah korban telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” pungkas AKP Anwari. ****
Editor : Dharaka R. Perdana