Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Peringatan Hari Santri Nasional di MTsN 3 Tulungagung, Tekankan Semangat Perjuangan dan Penguatan Bahasa Daerah

Armi Hardjo • Kamis, 23 Oktober 2025 | 20:39 WIB

MTsN 3 Tulungagung ikut memperingati Hari Santri Nasional dengan beragam kegiatan. (MTSN 3 TULUNGAGUNG)
MTsN 3 Tulungagung ikut memperingati Hari Santri Nasional dengan beragam kegiatan. (MTSN 3 TULUNGAGUNG)

RADAR TULUNGAGUNG – Memperingati Hari Santri Nasional, Rabu (22/1), MTsN 3 Tulungagung menyelenggarakan upacara bendera yang dirangkai dengan penyerahan hadiah berbagai lomba bertema santri.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk menanamkan semangat perjuangan dan memperkuat karakter peserta didik.

Baca Juga: Wabup Tulungagung Ahmad Baharudin Ternyata Akrab dengan Dunia Pesantren, Bahkan Pernah Menjadi Santri di Pare Kediri

Kepala MTsN 3 Tulungagung, Suyoko SPd MKPd, dalam amanatnya menyampaikan bahwa Hari Santri bukan sekadar acara seremonial, melainkan sarat makna perjuangan.

Jika dahulu para santri berjuang melawan penjajah, maka tantangan santri zaman sekarang adalah melawan hawa nafsu, rasa malas, serta kurangnya kedisiplinan dalam belajar.

Baca Juga: Gelar Peringatan Hari Santri Nasional, Bupati Gatut Sunu Minta Santri Ikut Berkontribusi di Pembangunan Daerah

“Semangat santri hari ini adalah perjuangan untuk memperbaiki diri dan mengalahkan kebodohan. Dengan ilmu pengetahuan dan akhlak yang baik, santri mampu menjadi generasi penerus bangsa yang berdaya saing,” jelasnya.

Beragam lomba digelar dalam rangkaian peringatan Hari Santri, di antaranya lomba menulis cerpen bertema kesantrian serta lomba menulis dan mempraktikkan naskah cerpen berbahasa Jawa.

Baca Juga: Peringati Hari Santri Nasional 2025, Camat Kalidawir Teguhkan Peran Santri sebagai Penjaga Moral dan Penggerak Pembangunan Daerah

Penggunaan bahasa Jawa dalam lomba tersebut, menurut beliau, merupakan upaya madrasah untuk melestarikan budaya lokal serta meningkatkan unggah-ungguh dan akhlak peserta didik.

“Saat ini banyak anak-anak yang mulai kehilangan kemampuan berbahasa Jawa yang baik dan benar. Melalui lomba ini, kami ingin membangkitkan kembali kecintaan terhadap bahasa daerah sebagai identitas budaya,” tambahnya.

Baca Juga: Santri Punya Peran Strategis dalam Mengawal Kemerdekaan Indonesia, Begini Pernyataan Ketua PCNU Tulungagung

Puncak peringatan Hari Santri akan diisi kegiatan salawatan yang digabung dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Oktober menjadi bulan istimewa karena terdapat tiga momentum besar, yaitu Bulan Bahasa, Hari Santri, dan Hari Sumpah Pemuda.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, madrasah juga akan menggelar program kewirausahaan (entrepreneurship) yang memberikan ruang kepada siswa untuk menciptakan produk dan memasarkan hasil karyanya. Program ini bertujuan menumbuhkan jiwa mandiri, kreatif, dan inovatif di kalangan santri. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#semangat perjuangan #mtsn 3 tulungagung #hari santri nasional