Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Ribuan Santri Ikuti Jalan Sehat Bersarung di Tulungagung, Rayakan Semangat Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia

Sandy Sri Yuwana • Minggu, 26 Oktober 2025 | 03:23 WIB

 

Wabup Tulungagung Ahmad Baharudin dan Ketua PCNU Tulungagung KH Bagus Ahmadi mengikuti Jalan Sehat Bersarung.
Wabup Tulungagung Ahmad Baharudin dan Ketua PCNU Tulungagung KH Bagus Ahmadi mengikuti Jalan Sehat Bersarung.

RADAR TULUNGAGUNG – Ribuan santri dan warga Nahdlatul Ulama (NU) dari berbagai wilayah di Kabupaten Tulungagung tumplek blek di jalanan Aloon-aloon Tulungagung untuk mengikuti kegiatan Jalan Sehat Bersarung, Sabtu (25/10).

Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Tulungagung dengan tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia.”

Ketua Panitia Jalan Sehat Bersarung, Gautama Sastra Waskita, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan gelaran perdana yang menggabungkan unsur olahraga, silaturahmi, dan kebanggaan santri.

Mereka melibatkan lembaga dan badan otonom di lingkungan NU serta mengundang para santri dari berbagai pondok pesantren di sekitar Tulungagung.

"Kegiatan ini terbuka untuk semua kalangan, baik santri laki-laki, perempuan, maupun masyarakat umum. Uniknya dalam jalan sehat ini semua peserta bersarung” ujar Gautama.

Ia menambahkan, panitia mencetak 7.500 tiket, dengan sekitar 5.000 tiket telah terdistribusi, dan estimasi peserta mencapai lebih dari dua ribu santri selama kegiatan berlangsung.

Gautama berharap Jalan Sehat Bersarung dapat menjadi agenda tahunan yang terus digelar secara berkelanjutan.

Ini sejalan dengan arahan Kementerian Agama agar Hari Santri terus dipopulerkan untuk mendukung kemandirian pondok pesantren.

"Kita ingin santri itu berdaya, santri sehat, santri kuat, dan bisa ikut mendampingi Indonesia menuju peradaban yang mulia,” imbuhnya.

Dalam sambutannya, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Tulungagung, KH Bagus Ahmadi mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini.

Ia menilai, Jalan Sehat Bersarung bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi juga sarana memperkuat semangat kebersamaan dan nilai-nilai keislaman di kalangan santri.

“Alhamdulillah, pagi ini kita bisa berkumpul dalam keadaan sehat wal afiat. Semoga kesehatan yang diberikan Allah ini membawa keberkahan bagi kita semua,” ucapnya.

“Kegiatan ini sangat positif, mencetak santri yang kuat jasmani dan rohaninya, agar siap berkhidmat kepada bangsa, negara, dan agama,” tambah KH. Bagus.

Ia juga berseloroh, berharap hadiah pada kegiatan tahun depan dapat lebih meningkat.

“Kalau tahun ini hadiahnya kambing, semoga tahun depan bisa naik jadi sapi, bahkan sepeda motor. Amin,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin yang turut hadir memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan ini.

“Selamat dan semangat untuk seluruh santri yang ikut membangun negeri, khususnya Tulungagung. Jalan Sehat Bersarung ini menjadi wadah silaturahmi antar-santri dan masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai kegiatan semacam ini memperkuat semangat kebersamaan, sekaligus mengingatkan masyarakat bahwa santri memiliki peran penting dalam perjalanan bangsa.

Dengan penuh semangat dan tawa, ribuan peserta yang mengenakan sarung warna-warni memadati jalanan kota.

Mereka tidak hanya berolahraga, tetapi juga menegaskan pesan bahwa santri masa kini bukan hanya kuat dalam ilmu agama, tetapi juga tangguh dalam menjaga kesehatan dan semangat kebangsaan. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#tulungagung #hari santri nasional #jalan sehat bersarung