RADAR TULUNGAGUNG - Di banyak sudut kampung Tulungagung, ada pemandangan yang membuat siapa saja tersenyum nostalgia anak-anak kecil duduk bergerombol di teras rumah sambil bermain karet gelang. Permainan sederhana ini mungkin terlihat sepele, tapi justru di sanalah letak keseruannya.
Baca Juga: Tren Fashion 2000-an Kembali Digilai Anak Muda, Berikut Alasan Gen Z Ketagihan Gaya Y2K
Dengan hanya modal segenggam karet gelang, anak-anak bisa menciptakan berbagai permainan dari membuat tali lompat, menyusun menara karet, hingga adu ketangkasan menjentikkan karet.
Suasana sore pun jadi lebih hidup, penuh tawa dan teriakan riang yang khas dunia anak-anak.
Baca Juga: Biaya Membesarkan Anak Perempuan vs Anak Laki-Laki, Mana yang Lebih Mahal? Simak Faktanya
Permainan ini juga punya makna tersendiri. Selain murah meriah, ia mengajarkan kreativitas, kerjasama, bahkan strategi sederhana. Tak perlu gawai atau mainan mahal, cukup halaman rumah dan imajinasi.
Baca Juga: Waspada! Fenomena 'Doomscrolling' Mengintai Kesehatan Mental Anak Muda Tulungagung, Apa Itu?
Bagi sebagian orang dewasa, melihat anak-anak asyik bermain karet gelang di teras rumah adalah pengingat masa kecil mereka sendiri masa di mana kebahagiaan lahir dari hal-hal sederhana.
Fenomena ini seolah menegaskan bahwa di Tulungagung, tradisi permainan klasik masih punya tempat di tengah derasnya arus modernitas. ****
Editor : Dharaka R. Perdana