Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Tebing Pengaman Jalur Lintas Selatan Tulungagung Longsor, Dua Warung Makan Jatuh ke Bawah

Sandy Sri Yuwana • Senin, 27 Oktober 2025 | 02:21 WIB

 

Tebing pengamanan JLS Tulungagung - Blitar yang ambrol akibat hujan deras. (BPBD TULUNGAGUNG)
Tebing pengamanan JLS Tulungagung - Blitar yang ambrol akibat hujan deras. (BPBD TULUNGAGUNG)

RADAR TULUNGAGUNG – Hujan deras yang mengguyur wilayah Tulungagung sejak Sabtu malam (25/10) hingga Minggu dini hari (26/10) menyebabkan terjadinya tanah longsor di jalur lintas selatan (JLS) Tulungagung.

Longsoran tanah tersebut mengakibatkan kerusakan pada dinding JLS di wilayah Dusun Sine, Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir, Tulungagung dan membuat dua rumah makan milik warga terdampak.

Baca Juga: Dipicu Hujan Deras Rabu Malam, Tebing 10 Meter di Tulungagung Longsor, Dapur Milik Warga Rusak Parah

Kepala Pelaksana BPBD Tulungagung, Robinson Parsaroan Nadeak, dalam menjelaskan, longsor terjadi pada Minggu pagi (26/10) sekitar pukul 08.00 dengan ukuran panjang sekitar 50 meter, kedalaman 20 meter, dan lebar 8 meter.

“Longsoran ini disebabkan oleh curah hujan tinggi yang terjadi mulai pukul 22.00 hingga 03.00. Dampaknya, dinding pengaman jalan dan dua rumah makan milik Bapak Supardi dan Solikin mengalami kerusakan,” jelas Robinson.

Baca Juga: Pasca Longsor yang Merusak Ruang Kelas, Siswa SDN 2 Kradinan Tulungagung Kini Belajar di Bawah Tenda Darurat

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, aktivitas warga di sekitar lokasi sempat terganggu akibat material longsor yang menutupi sebagian akses di jalur tersebut.

Menindaklanjuti kejadian itu, BPBD Tulungagung segera menurunkan tim untuk melakukan peninjauan lapangan, pemasangan garis pengaman (BPBD line), serta menyalurkan bantuan terpal bagi warga terdampak.

Baca Juga: Suhu Pulau Jawa Sangat Gerah, BMKG Prediksi Sebagian Besar Wilayah Masuk Musim Hujan Lebih Awal pada Oktober 2025

Selain itu, tim juga melakukan monitoring wilayah rawan bencana melalui berbagai kanal komunikasi seperti media sosial dan radio VHF.

“Petugas kami terus berkoordinasi dengan pihak desa dan instansi terkait untuk memastikan kondisi di lapangan aman serta mencegah terjadinya longsor susulan,” tambahnya.

Baca Juga: Wedang Jahe di Musim Hujan, Kehangatan yang Selalu Dinanti Warga Tulungagung

BPBD mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah perbukitan dan dekat tebing, untuk tetap waspada terhadap potensi bencana tanah longsor seiring meningkatnya curah hujan di wilayah Tulungagung. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#JLS #tulungagung #jalur lintas selatan #tanah longsor #sine