Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

SPPG Kalangan Ngunut Tulungagung Mampu Mendistribusikan Makanan Bergizi Kepada 2.763 Siswa

Dharaka R. Perdana • Jumat, 31 Oktober 2025 | 00:41 WIB

Siswa SDN 4 Ngunut Tulungagung sedang menyantap makanan gratis bergizi dari program pemerintah.
Siswa SDN 4 Ngunut Tulungagung sedang menyantap makanan gratis bergizi dari program pemerintah.

RADAR TULUNGAGUNG - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi Badan Gizi Nasional (BGN) mulai direalisasikan di Kecamatan Ngunut, Tulungagung.

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalangan Ngunut Tulungagung secara resmi dicanangkan dan mulai mendistribusikan makanan bergizi kepada 2.763 siswa dari 26 sekolah dasar (SD) sebagai penerima manfaat, Senin (19/5).

Distribusi makanan bergizi tahap awal ini menyasar lima desa, yakni Kacangan, Kalangan, Ngunut, Sumberingin Kidul, dan Sumberejo Wetan, di Kecamatan Ngunut Tulungagung.

Baca Juga: Ibu dan Anak di Tulungagung Dikabarkan Hilang Terseret Arus Sungai Usai Melintas Jembatan Kayu, Warga Temukan Motor dan Jaket Tersangkut Ranting

Untuk peluncuran program ini menjadi titik awal pelaksanaan layanan gizi yang berkelanjutan dengan komitmen nyata dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, kuat, dan berkualitas.

Melalui penyediaan makanan bergizi yang disesuaikan dengan kebutuhan anak usia sekolah, diharapkan program ini dapat meningkatkan konsentrasi belajar serta ketahanan tubuh para siswa.

Owner Yayasan Rajawali Unggul Berdaya sebagai mitra pelaksana SPPG, Joko Ibrahim menyampaikan, keberhasilan program ini tidak lepas dari kepercayaan yang diberikan BGN.

Baca Juga: Roti Kukus Gula Aren Racikan Mahasiswa UNITA Tulungagung, Inovasi kuliner Sehat untuk Gaya Hidup Modern

“Kesempatan diberikan Badan Gizi Nasional ini menjadi amanah besar bagi kami. Kami merasa bangga dapat berperan membangun generasi masa depan melalui pemenuhan gizi harian yang layak dan sehat bagi anak-anak sekolah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SDN 4 Ngunut, Kamdani, salah satu penerima manfaat, menyampaikan apresiasinya.

Dia menilai program MBG sangat membantu, terutama bagi siswa yang datang ke sekolah tanpa sarapan.

Baca Juga: Pemandangan Pantai Selatan Tulungagung Tak Lagi Cantik akibat Tumpukan Sampah Terbawa Aliran Air Sungai

“Kami melihat antusiasme anak-anak sangat tinggi. Mereka menyukai menu yang disediakan. Harapannya, program ini dapat terus berjalan untuk meningkatkan kesehatan dan mengurangi risiko sakit di kalangan siswa,” ungkapnya.

Dengan dukungan berbagai pihak, program Makan Bergizi Gratis ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan jangka pendek, tetapi juga berkelanjutan, memberikan dampak positif yang berkesinambungan terhadap kualitas hidup dan pendidikan anak-anak di Kabupaten Tulungagung. 

Perluas Jangkauan

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) berkomitmen memperluas jangkauan MBG ke daerah lain. Program ini dirancang agar siswa di berbagai wilayah mendapat akses makanan sehat yang setara.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan kolaborasi dengan platform digital akan mempercepat distribusi makanan. Kemkomdigi siap menjadi penghubung agar sinergi ini berdampak nyata bagi masyarakat.

“Kementerian Komdigi siap menjadi penghubung untuk mendorong sinergi antara platform digital dan ekosistem kami, sehingga program ini dapat menyasar daerah-daerah yang membutuhkan,” ujar Meutya

Editor : Dharaka R. Perdana
#ngunut #tulungagung #MBG #SPPG #Makan Bergizi Gratis