RADAR TULUNGAGUNG – Kecelakaan maut melibatkan satu unit bus dan dua sepeda motor terjadi di depan SPBU Rejoagung, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung, Jumat (31/10) siang sekira pukul 12.30. Akibat kejadian tersebut, tiga orang pengendara sepeda motor menjadi korban.
Menurut keterangan Satria Utama, 20, warga yang menjadi saksi di lapangan menyebut dua korban di antaranya meninggal di lokasi kejadian.
Korban tewas pengendara motor Vario berboncengan, perempuan semua. Sedangkan pengendara motor Supra seorang bapak-bapak dilarikan ke RSUD dr Iskak Tulungagung dan belum tahu kondisinya seperti apa.
"Waktu kejadian saya sedang mengisi angin ban pelanggan di SPBU Rejoagung yang tepat berada di depan lokasi kejadian," kata pemuda yang juga bekerja di SPBU Rejoagung tersebut.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung, Ipda Gerry Permana, menjelaskan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan bermula ketika sebuah bus Harapan Jaya melaju dari arah selatan menuju utara.
Saat tiba di depan SPBU Rejoagung, dua sepeda motor tampak melintas, satu di antaranya hendak masuk ke area SPBU.
“Bus dari selatan ke utara ini diduga kehilangan kendali dan melaju dengan kecepatan tinggi. Saat mencoba melakukan pengereman mendadak, bus menabrak dua sepeda motor, satu yang dari utara ke selatan, dan satu lagi yang hendak masuk ke SPBU,” terang Ipda Gerry.
Benturan keras membuat bus tersebut berputar hingga berbalik arah dan menabrak trotoar dan rumah warga di tepi jalan. Petugas menyebut, akibat benturan itu tiga pengendara sepeda motor menjadi korban.
“Korban sementara teridentifikasi tiga orang, seluruhnya pengendara sepeda motor. Mereka langsung dievakuasi ke rumah sakit. Untuk kondisi terkini masih kami pastikan bersama tim medis,” tambahnya.
Dalam peristiwa ini, polisi telah mengamankan dua unit sepeda motor dan dua unit bus, serta memeriksa sejumlah saksi termasuk pengemudi dan kernet bus yang terlibat langsung dalam insiden.
“Kami masih mendalami penyebab pasti, termasuk apakah ada unsur kelalaian pengemudi atau faktor teknis lain. Untuk sementara seluruh kendaraan dan saksi sudah kami amankan,” tegas Ipda Gerry.
Dari keterangan awal di lapangan, diketahui sepeda motor Honda Vario yang dikendarai dua perempuan berboncengan melaju dari arah utara ke selatan, sementara di depan SPBU Rejoagung motor Honda Supra berwarna hitam ditengah jalan dari arah berlawanan hendak menyeberang masuk ke SPBU.
Bus yang diduga melaju kencang tidak sempat menghindar dan menabrak keduanya secara beruntun sebelum akhirnya menabrak rumah warga. ****
Editor : Dharaka R. Perdana