RADAR TULUNGAGUNG – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Pagerwojo pada Jumat (31/10/2025) siang mengakibatkan tanah longsor di jalan penghubung antara Tulungagung - Trenggalek.
Kejadian terjadi sekitar pukul 16.00, tepatnya di samping SDN 02 Kradinan, Desa Kradinan. Tanah longsor tersebut merupakan longsor susulan di titik yang sama dari longsor yang pernah terjadi pada pertengahan bulan Agustus lalu.
Kalaksa BPBD Tulungagung Robinson Parsaroan Nadeak menjelaskan, material longsor dengan ketebalan satu hingga dua meter menutup seluruh badan jalan sepanjang sekitar 50 meter. Akibatnya, akses kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas.
“Lokasi tersebut merupakan titik rawan yang sebelumnya juga pernah terjadi longsor pada 19 Agustus 2025 lalu,” jelasnya.
Saat kejadian, kondisi cuaca di wilayah setempat dilaporkan berawan setelah sebelumnya diguyur hujan deras dengan intensitas tinggi.
Petugas dari BPBD Tulungagung bersama perangkat desa dan masyarakat langsung melakukan peninjauan dan assessment di lokasi untuk memastikan tidak ada korban jiwa maupun kerusakan fasilitas pendidikan di sekitar area longsoran.
Selain melakukan penanganan darurat, BPBD juga melaksanakan monitoring terhadap wilayah rawan bencana lainnya melalui grup komunikasi, media sosial, dan radio komunikasi VHF.
“Tim terus memantau perkembangan kondisi lapangan dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan material longsor agar akses jalan segera bisa dibuka kembali,” tambahnya.
BPBD Tulungagung mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah perbukitan atau dekat tebing, untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan mengingat intensitas hujan di awal musim penghujan masih cukup tinggi.
Baca Juga: Tebing Pengaman Jalur Lintas Selatan Tulungagung Longsor, Dua Warung Makan Jatuh ke Bawah
Sementara itu, Kapolsek Pagerwojo, AKP Guruh Yudi Setiawan mengatakan sudah tiga kali terjadi bencana tanah longsor di titik yang sama tersebut.
Dia menjelaskan bahwa tim gabungan bersama warga desa setempat sudah dikerahkan untuk membuka akses jalan yang sempat lumpuh tertimbun longsor.
Hingga malam hari kemarin (31/10), untuk kendaraan roda dua sudah dapat melintas perlahan, sementara kendaraan roda empat masih .
Pembersihan akan dilanjutkan Sabtu pagi (1/11). Pembersihan lanjutan akan menggunakan alat berat untuk membuka timbunan tanah longsor yang masih menutup bagian jalan.
"Sehingga akses mobil bisa segera dibuka. Karena jalan ini adalah jalur utama pendistribusian susu dari kawasan peternakan di Pagerwojo," tambahnya.
Baca Juga: Dipicu Hujan Deras Rabu Malam, Tebing 10 Meter di Tulungagung Longsor, Dapur Milik Warga Rusak Parah
"Sebenarnya ada alternatif jalan lain, namun agak sempit, sehingga warga dan pengguna jalan dimohon untuk lebih berhati-hati," pungkasnya.
Pihak kepolisian mengimbau warga agar tetap berhati-hati dan tidak memaksakan melintas. Masyarakat Kecamatan Pagerwojo juga diharapkan lebih waspada menghindari titik-titik rawan terjadinya tanah longsor. ****
Editor : Dharaka R. Perdana