TULUNGAGUNG – Tim muda penuh semangat dari Kamo Visual ikut meramaikan ajang Ratu Film Festival (RFF) 2025 dengan karya film pendek yang sarat pesan kepedulian.
Meski baru pertama kali mengikuti kompetisi film ini, tim yang digawangi Shuttan Marchelino Putra Pramesti tampil percaya diri dan penuh antusiasme dalam setiap tahap produksi.
Menurut Shuttan, proses pembuatan film menjadi pengalaman berharga bagi seluruh anggota tim.
“Hal yang paling menarik itu saat semua anggota tim sangat berantusias waktu membuat video film. Semua ikut terlibat dan semangatnya luar biasa,” ujarnya.
Namun di balik antusiasme itu, tantangan tetap mereka hadapi, khususnya mengenai waktu.
Karena syuting sepulang sekolah, jadi waktunya terbatas.
"Belum lagi pas hujan turun, kami harus menunda proses pengambilan gambar,” tutur Shuttan sambil tersenyum.
Meski dengan keterbatasan waktu dan cuaca, semangat mereka tak surut.
Justru dari situ tim Kamo Visual belajar tentang kerja sama, kesabaran, dan pentingnya manajemen waktu dalam produksi film.
Menanggapi tema RFF tahun ini, Shuttan menilai topiknya sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari.
“Temanya menarik banget, karena mengajarkan kita untuk tidak lupa dengan kepedulian di lingkungan sekitar. Kalau kita mengabaikan kesusahan orang lain, suatu saat bisa jadi kita juga akan merasakan hal yang sama,” jelasnya.
Keikutsertaan mereka di RFF 2025 juga menjadi langkah awal untuk belajar dan berkembang di dunia perfilman.
“Kami ingin mencoba membuat short film supaya bisa belajar hal baru tentang dunia film. Ini pengalaman pertama kami, tapi sangat menyenangkan,” katanya.
Lewat karya yang mereka hadirkan, Kamo Visual ingin menyampaikan pesan sederhana namun bermakna, yaitu menjunjung tingg kepedulian terhadap diri sendiri dan lingkungan sekitar.
“Jangan lupa peduli dengan diri kita sendiri dan orang lain di sekitar. Karena dari kepedulian itu, kita bisa tumbuh jadi pribadi yang lebih baik,” tutup Shuttan.(sri/c1/rka)
Editor : Vidya Sajar Fitri