RADAR TULUNGAGUNG – insiden tragis yang nyaris merenggut nyawa seorang pelajar di perlintasan tanpa palang pintu di Tulungagung mendapat perhatian serius dari Dishub Tulungagung,
Dishub Tulungagung memastikan akan melakukan standarisasi pada sejumlah titik perlintasan kereta api sebidang yang dinilai rawan.
Patut diingat, beberapa hari lalu, kecelakaan fatal melibatkan KA dengan pengendara sepeda motor terjadi di perlintasan KA tanpa pos jaga dan palang pintu di Desa Plosokandang. Tepatnya di utara Simpang Empat Gragalan, Tulungagung.
Kabid Lalu Lintas Dishub Tulungagung, Panji Putranto, membenarkan lokasi kecelakaan tersebut memang belum memiliki petugas resmi dari dinas.
“Yang ada itu hanya relawan dari masyarakat yang membantu menjaga pelintasan tanpa palang pintu," ujarnya.
Menyikapi hal tersebut, dia mengungkapkan bahwa lokasi di utara Simpang Empat Gragalan itu telah diusulkan untuk memperoleh rekomendasi pembangunan pos jaga dan palang pintu. Pihaknya bahkan telah mengantongi izin dari otoritas pusat.
“Secara aturan kita sudah mendapat rekomendasi dari Kementerian Perhubungan. Jadi, nanti lokasi tersebut memang akan kita usulkan ke depan untuk dilaksanakan pembangunan gardu pos jaga beserta palang pintunya," jelasnya.
Panji menambahkan, program standarisasi ini tidak hanya menyasar satu titik. Setidaknya ada empat hingga lima lokasi lain yang juga sudah mendapatkan rekomendasi dari Kemenhub untuk segera dibangun fasilitas pengamanan.
Selain di perlintasan di sisi utara Simpang Empat Gragalan, rekomendasi pembangunan pos jaga dan palang pintu juga diberikan untuk perlintasan di Desa Plosokandang, tepatnya di Dusun Manggisan.
Di Kecamatan Ngunut, ada dua lokasi di Desa Nggilang yang turut diusulkan. Lalu, satu lokasi di Desa Rejotangan juga menjadi target pembangunan.
Dengan adanya rekomendasi tersebut, Panji menyebut bahwa proses selanjutnya hanya tinggal menunggu realisasi pembangunan fisik di lapangan.
“Jadi, ada sekitar empat atau lima lokasi yang sudah mendapat rekomendasi. Tinggal pembangunan pos dan palang pintu kereta api,” ucapnya. ****
Editor : Dharaka R. Perdana