RADAR TULUNGAGUNG - Polres Tulungagung bakal terus melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Tulungagung.
Hal ini untuk memastikan pelayanan kepada pengguna kendaraan bermotor di Tulungagung dan sekitarnya berjalan sesuai prosedur dan tidak terjadi kecurangan.
Fokus utama dari sidak tersebut adalah memastikan BBM di Tulungagung ini tidak dicampur dengan air seperti yang terjadi di kota-kota lain di wilayah Jawa Timur.
Kasatreskrim Polres Tulungagung, AKP Ryo Pradana, menjelaskan bahwa hingga saat ini hasil sidak menunjukkan kondisi SPBU di wilayah Tulungagung masih relatif aman.
“Alhamdulillah Tulungagung masih aman, sejauh ini tidak ditemukan kecurangan yang dilakukan oleh pihak SPBU” ujar Ryo, Jumat (7/11).
Dia mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan sementara terhadap lima SPBU yang disidak di wilayah kota, takaran bahan bakar dinyatakan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Tidak ada BBM yang dicampur bahan-bahan.
“Takarannya sesuai dengan yang ada di SPBU. Tidak ada penyimpangan seperti yang sempat terjadi di beberapa kota lain,” tegasnya.
Meski begitu, Ryo menambahkan bahwa tetap melakukan pengawasan ketat terhadap seluruh SPBU agar tidak terjadi pelanggaran baik dari sisi takaran maupun kualitas bahan bakar. “Kita tetap melakukan pengawasan lebih ketat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Baca Juga: Detik-Detik Kecelakaan Maut di Jalan Pahlawan Tulungagung Terekam CCTV SPBU, Dua Pemotor Tewas
Terkait laporan dugaan percampuran BBM dengan air seperti yang terjadi di beberapa daerah lain, Ryo memastikan sejauh ini belum ditemukan kasus serupa di Tulungagung. “Permasalahan BBM tercampur air sejauh ini tidak ditemukan di Tulungagung,” jelasnya.
Ryo juga menyebutkan bahwa kegiatan sidak akan terus berlanjut secara berkala. “Sidak ini tidak berhenti sampai di sini. Akan terus dilakukan untuk memastikan pelayanan di SPBU berjalan sesuai SOP,” pungkasnya. ****
Editor : Dharaka R. Perdana