Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Gelar Sosialisasi Satgas Premanisme, Bakesbangpol Tulungagung Ajak Masyarakat Gotong Royong Ciptakan Kondusivitas

Aditya Yuda Setya Putra • Jumat, 14 November 2025 | 19:14 WIB
Kepala Bakesbangpol Tulungagung Agus Prijanto Utomo (tengah) foto bersama pemateri dan peserta sosialisasi Satgas Premanisme.
Kepala Bakesbangpol Tulungagung Agus Prijanto Utomo (tengah) foto bersama pemateri dan peserta sosialisasi Satgas Premanisme.

TULUNGAGUNG – Upaya pencegahan dan pemberantasan premanisme di wilayah tidak bisa hanya diserahkan kepada aparat penegak hukum. Itu sebabnya Bakesbangpol Kabupaten Tulungagung menggelar sosialisasi Satgas Premanisme pada Kamis (13/11) di Aula UBHI PGRI Tulungagung, untuk menumbuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

​Kepala Bakesbangpol Kabupaten Tulungagung, Agus Prijanto Utomo, mengungkapkan bahwa premanisme merupakan masalah kompleks yang bukan hanya sebatas tindakan kriminal, namun juga indikator melemahnya nilai-nilai sosial di tengah masyarakat.

Agus mengatakan jika kondisi ini dibiarkan tanpa penanganan serius, dampak buruknya akan meluas.

​"Premanisme bukan sekadar tindakan kriminal, namun juga mencerminkan melemahnya kepedulian sosial dan disiplin moral di tengah masyarakat," ujar Agus.

"Jika dibiarkan, hal ini dapat merusak rasa aman, menghambat aktivitas ekonomi, serta menurunkan kualitas kehidupan sosial," sambungnya.

​Lebih lanjut, Dia menekankan bahwa aparat keamanan memerlukan dukungan dari publik. Menurutnya, perlu ada kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan.

"Oleh karena itu, upaya pencegahan dan pemberantasan premanisme tidak dapat hanya diserahkan kepada aparat keamanan semata," tegas Agus.

Di​a mengajak masyarakat untuk proaktif dalam menangkal potensi gangguan keamanan.

"Perlu adanya partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, melakukan deteksi dini, serta menolak segala bentuk tindakan yang mengarah pada kekerasan dan intimidasi," jelasnya.

​Agus Prijanto Utomo lantas menyimpulkan bahwa kunci keberhasilan dalam menanggulangi premanisme adalah membangun kolaborasi yang kuat.

"Sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta seluruh elemen masyarakat menjadi kunci penting untuk menciptakan kondisi wilayah yang aman, tertib, dan kondusif," tutupnya.

​Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Tulungagung berharap agar masyarakat semakin menyadari pentingnya peran kolektif dalam menekan praktik-praktik premanisme.

Diharapkan pula sosialisasi ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai gotong royong, kebersamaan, dan kesadaran bela negara di kalangan warga. (dit)

Editor : Aditya Yuda Setya Putra
#Satgas Premanisme #premanisme #Bakesbangpol #tulungagung #Pemkab Tulungagung