TULUNGAGUNG — Sebanyak 1.846 guru Taman Kanak-Kanak (TK) se-Kabupaten Tulungagung berada dalam naungan IGTKI-PGRI mengikuti kegiatan Gebyar Senam dan Tari 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang diselenggarakan di GOR Lembu Peteng Tulungagung.
Kegiatan tersebut merupakan rangkaian peringatan HUT ke-820 Kabupaten Tulungagung, Hari Guru Nasional, dan HUT ke-80 PGRI, dengan mengusung tema “Guru Bermutu, Indonesia Maju.”
Acara berlangsung meriah dengan antusiasme para guru TK yang kompak menampilkan gerakan senam dan tari yang mencerminkan pembiasaan positif bagi anak usia dini.
Selain sebagai wadah aktivitas fisik, kegiatan ini juga diharapkan mampu mempererat kebersamaan.
Serta meningkatkan kreativitas para tenaga pendidik TK di Tulungagung.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Bunda PAUD Tulungagung, Endang Gatut Sunu, Wakil Ketua Bunda PAUD, Ketua GOPTKI Kabupaten Tulungagung, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung, Ketua PGRI Kabupaten Tulungagung dan perwakilan PKK Kabupaten Tulungagung.
Kehadiran para tamu undangan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan kualitas pendidikan anak usia dini melalui peran strategis guru TK.
Ketua IGTKI Kabupaten Tulungagung, Triwinarni S.Pd menyampaikan, kegiatan ini menjadi momentum bagi guru TK untuk memperkuat implementasi 7 kebiasaan anak Indonesia hebat dalam proses pembelajaran.
Dia menegaskan, pentingnya peran guru dalam membangun karakter anak sejak dini melalui pembiasaan yang tepat dan konsisten.
“Melalui kegiatan ini kami ingin mengukuhkan komitmen bahwa guru TK Tulungagung siap menjadi garda terdepan dalam membentuk generasi yang berkarakter, disiplin, dan penuh semangat. Kekompakan yang terlihat hari ini merupakan bukti bahwa guru TK terus berkembang dan berinovasi,” ujarnya.
Dia menambahkan, IGTKI-PGRI Kabupaten Tulungagung berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin sebagai upaya peningkatan kompetensi, kreativitas, serta kebersamaan para guru TK.
Sehingga mampu mendukung terciptanya lingkungan belajar yang menyenangkan dan berorientasi pada pembentukan karakter. (arm/din)
Editor : Didin Cahya Firmansyah