RADAR TULUNGAGUNG – Wajah semringah puluhan perwakilan kelompok tani (poktan) tampak memenuhi halaman Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bangsa, Tulungagung pada Rabu (26/11) sore.
Mereka tercatat sebagai penerima bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta benih padi dari Pemkab Tulungagung.
Total ada 92 poktan dari penjuru Tulungagung yang menerima 139 unit alsintan berbagai jenis dan 44,99 ton benih padi.
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo menegaskan bahwa bantuan alsintan tersebut bukan untuk dipindahtangankan atau diperjualbelikan demi keuntungan pribadi.
Ia meminta seluruh poktan menjaga amanah dan memanfaatkan bantuan sebagai sarana peningkatan produktivitas pertanian.
“Ini ada konsekuensi hukum kalau dialihkan, apalagi dijual. Tolong dirawat agar awet, dan yang utama bisa melipatgandakan produktivitas pertanian,” tegas Gatut di hadapan para petani.
Bantuan itu, lanjut dia, merupakan hasil sinergi pendanaan APBN dan APBD yang dikawal para wakil rakyat.
Sejumlah anggota DPR RI dapil VI Jatim seperti Sarmuji dan Heru Tjahjono disebut ikut mengawal realisasi bantuan tersebut, termasuk dukungan dari Fraksi Gerindra, Golkar hingga PAN.
“Ini bukti nyata bahwa pemerintah hadir untuk membantu masyarakatnya, terutama petani,” tambahnya.
Pemkab Tulungagung berharap modernisasi pertanian melalui bantuan alsintan mampu mendongkrak grafik panen dan menciptakan ekosistem pertanian yang lebih maju.
Kota Marmer ditarget menjadi daerah dengan produktivitas padi dan komoditas lain yang terus meningkat.
Sementara itu Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Tulungagung, Suyanto, mengurai lebih lanjut jenis bantuan yang diterima para poktan.
Ratusan unit alsintan tersebut terdiri dari hand tractor, rotary, pompa air, crawler, kendaraan roda tiga, dan transplanter
Selain itu, pemerintah juga membagikan benih padi dengan total mencapai 44,99 ton.
Suyanto berharap seluruh bantuan digunakan secara optimal demi terwujudnya swasembada pangan dan kesejahteraan petani Tulungagung.
Baca Juga: Tidak Dikejar Target Peningkatan Area Tanam, Tapi Dinas Pertanian Tulungagung Harus Mengejar Ini
“Harapan kami, mudah-mudahan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya dan bisa meningkatkan produksi pertanian Tulungagung,” ujarnya.
Suyanto pun kembali mengingatkan agar tidak ada satu pun bantuan yang berpindah tangan secara illegal.
“Tadi Pak Bupati sudah menegaskan, jangan sampai dipindahtangankan, apalagi diperjualbelikan,” tandasnya. ****
Editor : Dharaka R. Perdana